Rabbi Ovadia Yousef: Juru Selamat Kami Akan Usir Orang Arab dari Jerusalem

Seorang Rabi Yahudi garis keras yang juga pemimpin spiritual partai konservatif Shash Israel, Ovadia Yousef, mengingatkan Amerika untuk tidak ikut camur mengatu-atur urusan Israel.
"Kami bukan budak mereka, kami bukan hamba Amerika," kecam Yousef sebagaimana dikutip harian Al-Quds (27/7).
Yousef mengeluarkan reaksi keras dan kecaman tersebut pasca peringatan pemerintahan Amerika kepada Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman (istithan) di wilayah Palestina yang dijajah.
"Amerika tak bisa mengatur kami, dan kami tidak akan patuh begitu saja kepada kata-kata mereka."
Yousef juga menegaskan, bahwa pembangunan pemukiman Yahudi di Jerusalem adalah sebuah keniscayaan karena kota purba tersebut diyakini sebagai kota suci mereka, juga karena orang-orang non-Yahudi tidak berhak menduduki dan tinggal di kota itu.
"Juru selamat kami akan mengusir dan mengeluarkan orang-orang Arab, setan-setan musuh kami, ke luar Jarusalem," kata Yousef.
Rabi untra-fundamentalis itu juga mengatakan, kuil Sulaim8an seharusnya dapat dibangun kembali, tetapi orang-orang Arab berada dan tinggal di area tempat terbangunnya kuil suci. (L2/qds)
Lainnya (Arsip)
- Mahmoud Abbas Terima Suntikan Dana Segar dari AS
Senin, 27/07/2009 16:34 WIB - Hamas Luncurkan Kampanye Islam di Gaza
Senin, 27/07/2009 10:40 WIB - Hamas Serukan Seluruh Pengacara Perempuan Harus Gunakan Jilbab
Senin, 27/07/2009 08:23 WIB - Hamas Kembali Sponsori Pernikahan Massal
Minggu, 26/07/2009 10:04 WIB - Mufti Yerusalem : Penjajah Israel Berusaha Menghapus 'Sejarah' Kita
Sabtu, 25/07/2009 16:50 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
Satrio Selamat dari Jantung Bocor
Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…



