Pil KB untuk Menunda Haid Saat Puasa Ramadhan

Minggu, 16/08/2009 16:19 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan

Ass.Wr.Wb. Yang ingin saya tanyakan apakah diperbolehkan minum obat pil KB untuk menunda haid saat puasa ramadhan? Masalahnya ramadhan hanya dapat kita jumpai satu tahun sekali, yang ditakutkan apakah sampai umur saya untuk berjumpa dengan ramadhan kembali..Terima kasih sebelumnya.

Yuhana Idris

Jawaban

Wa'alaikumussalam wr. wb.

Saudara Yuhana yang dimuliakan Allah swt

Sebagaimana telah diketahui bahwa Ramadhan adalah bulan agung bagi seluruh kaum muslimin. Bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh orang beriman sebagai stasiun ruhiyah demi meningkatkan kualitas ibadah dan ruhiyahnya.

Ramadhan ditandai dengan dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka dan dibelenggunya para setan, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah bersabda,”Apabila datang Ramadhan maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan dibelenggu.”

Al Qodhi ‘Ayadh menyebutkan bahwa hadits diatas menunjukkan banyaknya pahala dan ampunan yang disediakan didalamnya, para setan dipersempit geraknya untuk menggoda dan menyesatkan manusia bagaikan terbelenggu… Dibukanya pintu-pintu surga merupakan sebuah ungkapan bahwa Allah swt membuka surga bagi hamba-hamba-Nya melalui berbagai ketaatan di bulan ini yang tidak terjadi di bulan selainnya secara umum, ketaatan-ketaatan itu seperti puasa, shalat malam, melakukan berbagai kebaikan, menjaga diri dari berbagai perbuatan yang melanggar yang itu semua merupakan sebab-sebab untuk masuk surga dan sebagai pintu-pintunya. Demikian pula dengan ditutupnya pintu nerakan serta dibelenggunya para setan adalah sebuah ungkapan tentang menahan diri dari berbagai perbuatan menyimpang.

Demikianlah diantara keutamaan dan kelebihan bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan selainnya. Menjadi satu hal yang wajar ketika kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan, orang-orang tua maupun muda, anak-anak maupun orang dewasa berlomba-lomba untuk meraihnya terlebih lagi apabila mereka menyadari bahwa belum tentu bisa bertemu kembali dengan ramadhan pada masa-masa yang akan datang.

Puasa di dibulan Ramadhan ini merupakan kewajiban seluruh kaum muslimin, tidak terkecuali bagi kaum wanitanya yang berakal dan telah mencapai usia baligh. Namun demikian Allah swt telah memberikan keringanan bagi kaum wanita yang mendapatkan haidh di bulan suci ini untuk tidak berpuasa dan menggantinya pada bulan-bulan setelahnya, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari Mu’adzah yang bertanya kepada Aisyah ra, “Mengapa para wanita yang mengalami haidh diperintahkan untuk mengqodho puasa dan tidak mengqodho shalat?” Aisya berkata,”Apakah kamu dari daerah Haruriyah? Mu’adzah menjawab,”Bukan, akan tetapi saya mau bertanya.” Aisyah menjawab,”Kami dahulu mengalami hal demikian lalu kami diperintahkan unuk mengqodo puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqodho shalat.”

Jadi apabila seorang wanita mendapatkan haidh yang telah dijadikan oleh Allah swt sebagai ‘tamu bulanannya’ pada bulan ramadhan maka biarkanlah dan berbukalah untuk tidak berpuasa lalu qodholah nanti selepas ramadhan.

Namun demikian ada sebagian kaum wanita yang tidak ingin kehilangan kesempatannya di bulan mulia ini, mereka menyayangkan apabila dirinya tidak bisa berpuasa walau hanya sehari di bulan ini sehingga mereka menggunakan pil-pil KB untuk menunda kedatangan haidhnya maka hal ini tidaklah mengapa dengan syarat dirinya telah memastikan bahwa pil yang diminum itu tidak berbahaya buat kesehatannya dan puasanya sah tanpa perlu mengqodhonya.

Wallahu A’lam

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Ustadz Menjawab

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang