Nasib Para Penghujat Islam Dalam Catatan Siroh Nabawiyah

Ibnu Taimiyah melanjutkan: ”Semua yang dilakukan Al-Asyraf ialah mengganggu dengan lidah. Meratapi terbunuhnya kaum kuffar, dukungannya kepada mereka untuk berperang, kutukan dan umpatannya dan ucapannya merendahkan agama Islam dan mengutamakan agama kaum kafir, semua ini ialah ucapan dengan lidahnya. Inilah hujjah-bukti terhadap siapapun yang berselisih pendapat tentang isyu-isyu seperti ini. Jelaslah tidak ada perlindungan dengan cara apapun bagi darah manusia yang mengganggu Allah dan RasulNya melalui puisi dan umpatan.”

Tanda-Tanda Kemunculan Imam Mahdi

Imam Mahdi akan berperan sebagai panglima perang ummat Islam di akhir zaman. Beliau akan mengajak ummat Islam untuk memerangi paraMulkan Jabriyyan (Para Penguasa Diktator) yang telah lama bercokol di berbagai negeri-negeri di duniamenjalankan kekuasaan dengan ideologipenghambaan manusia kepada sesama manusia.

Duta Pertama Islam: Mush’ab bin Umair

 Demikianlah, Mush’ab menjadi seorang yang meninggalkan kebanggan palsu dunia dan menggantikannya dengan kemuliaan hakiki akhirat. Tidak mengherankan bila akhirnya Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam menunjuknya untuk menjadi duta pertama Islam berda’wah di Madinah.

Akibat Mentaati Para Pemimpin Dan Pembesar Sistem Dajjal

 Demokrasi telah dijadikan alat untuk membedakan mana negeri beradab dan mana yang bukan. Demokrasi menjadi alasan untuk melakukan invasi ke negeri-negeri Islam seperti Irak dan Afghanistan. Demokrasi menjadi alat untuk menentukan apakah suatu negara patut dipuji lalu didekati atau dimusuhi kemudian dijauhi. Demokrasi menjadi alat untuk memisahkan antara kalangan Islam Moderat dengan Islam Fundamentalis.

Para Pemimpin Yang Sebaiknya Ditolak

Di sinilah ajaran Islam memandang bahwa urusan menyerahkan loyalitas dan kepatuhan bukanlah perkara ringan. Sebab tidak saja si pemimpin berdosa karena kezaliman dan kefasikannya. Tetapi rakyat ikut menanggung dosa juga bila mereka tetap rela atas kezaliman dan kefasikan pemimpin tersebut, apalagi kemudian mematuhinya. Sehingga Allah melarang seorang beriman untuk mentaati siapapun dan apapun tanpa ilmu dan kesadaran akan mana yang benar dan mana yang batil.

Khilafah Islamiyyah Versus The New World Order

Bagi muslim-mukmin yang sadar, maka urusan tegaknya kembali Khilafah Islamiyyah bukanlah sekedar mengenang kembali nostalgia masa lalu. Urusan ini berkaitan erat dengan iman dan keyakinan akan janji Allah سبحانه و تعالى yang tidak pernah berdusta serta prediksi Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم mengenai skenario Akhir Zaman yang tidak pernah meleset. Betapapun tampak digdayanya kekuatan kaum kuffar barat, kaum yahudi-nasrani serta para antek kaki-tangan mereka dari sebagian kaum musyrikin dan munafikin yang telah berhasil mereka rekrut dengan kebijakan stick and carrot.