Kantor Majalah Pro Daulah di Turki Dibom, Satu Jurnalis Tewas

one-writer-killed-in-istanbul-bombing-targeting-islamist-magazine-1427381370Eramuslim.com – Kantor Majalah Adimlar di Istanbul, Turki, dibom oleh orang tak dikenal Rabu, demikian cnnindonesia.com  (26/3) malam waktu setempat. Akibat ledakan tersebut satu orang penulis tewas dan dan melukai pemimpin redaksinya beserta dua karyawan lainnya. Menurut pernyataan Kepolisian Turki, bom diletakkan di dekat pintu masuk kantor tersebut dan meledak ketika ada pengunjung yang membukanya.

Majalah Adimlar sendiri merupakan media yang sering menyuarakan anti-Amerika Serikat dan mengakui metode kekerasan serta teror yang dilakukan oleh kelompok Mujahidin Daulah Islam.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN pada bulan Oktober, pemimpin redaksi majalah, Ali Osman Zor, memuji semangat dari kelompok ini. Zor adalah yang menggambarkan dirinya sebagai “revolusioner Islam” dan anggota dari kelompok yang disebut Great Eastern Raiders Islam Front yang telah menjalani hukuman penjara di Turki untuk keyakinan terorismenya tersebut.
Zor mengatakan ia mendukung metode kekerasan mereka, dengan alasan mereka adalah respon alami untuk apa yang diklaim sebagai imperialisme Barat di Timur Tengah, serta penganiayaan Muslim Kurdi dan Syiah terhadap Muslim Sunni di Irak.
“Kami melihat satu orang tewas. Tapi, bagaimana dengan semua orang yang tewas oleh serangan udara AS? Kami belum lupa tentang Abu Ghraib,” tambahnya, mengacu pada tahanan yang dianiaya oleh tentara AS saat pendudukan di Irak.
Polisi sejauh ini belum mengumumkan kemungkinan tersangka dalam pemboman itu.
Seorang anggota staf majalah, yang berbicara kepada CNN dengan cepat menyalahkan badan intelijen asing atas ledakan tersebut.
“Kami tahu ini ulah CIA dan Mossad. Kita tahu ini adalah sebuah operasi intelijen,” kata staf yang tak mau disebutkan namanya tersebut.(rz)