free hit counters
 

Ketika ada sms aneh di hp Ibu saya…

Irvan Apriliandi – Sabtu, 10 Jumadil Akhir 1435 H / 12 April 2014 10:38 WIB

smsAssalammualaikum ,saya seorang anak laki2 . .umur saya 21 tahun ,saya pernah memergoki dihandphone ibu saya ada sms ‘aneh’ dari pria lain yang saya tidak tahu siapa .Isi sms tersebut menjurus ke hal2 yang seharusnya hanya suami istri saja yang tahu ,saya tidak sengaja melihat beberapa sms seperti itu berada di Hp ibu saya .Saya benar2 emosi saat melihat ibu menangis karena membaca sms dari Hpnya,saya yakin itu dari ‘pria’ lain yang sampai sekarang masih saya cari secara diam2 tanpa sepengetahuan ibu .Saya sudah berdoa kepada Allah agar ibu saya dijauhkan dari hal2 yang tidak di inginkan ,saya minta solusi dari ibu,apa yang harus saya lakukan untuk menuntaskan masalah ini ??namun tanpa memberitahu anggota keluarga lainnya ,soalnya saya tidak ingin keluarga saya berantakan . Terima kasih ibu

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu

Sdr Andy yang dirahmati Allah swt.,
Sebagai anak sangatlah wajar jika Anda merasa bersedih mengetahui adanya indikasi dan data-data yang mengarah pada hubungan Ibu Anda dengan seorang pria lain melalui hp. Sikap Anda sudah benar dengan berdo’a pada Allah swt agar Ibunda dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan, teruskanlah do’a Anda ini ya, Sdr. Andy… insya Allah do’a tulus dari anak yang sholih akan didengar dan dikabulkan-Nya, amin.
Sdr Andy yang dirahmati Allah swt.,
Pada usia yang sudah menginjak usia dewasa ini, saya berharap bahwa kontrol diri Anda tetaplah dijaga bahkan diupayakan agar lebih matang, mampu berpikir dengan lebih mengedepankan logika dan makna serta hikmah, daripada gejolak emosi yang dapat memperumit masalah. Saya mencermati bahwa Sdr. Andy telah melakukannya, semoga tetap dapat istiqomah dalam mengontrol diri, sembari terus minta pertolongan pada Allah swt.
Sdr Andy yang semoga dikasihi Allah swt.,
Allah swt. menurunkan surat Al Hujurat dengan aturan-aturan akhlak yang sangat indah untuk diterapkan. Salah satunya adalah akhlak untuk husnuddzan (berbaik sangka) lebih dikedepankan daripada su’uddzan dan akhlak untuk tidak tajassus (memata-matai) cacat saudaranya yang muslim. Tetapi islam menganjurkan jika ada informasi yang masuk untuk dilakukan tabayyun (check and recheck); saya menyepakati bahwa Anda jangan menyebarkan aib Bunda yang masih belum tentu kebenarannya.
Sdr. Andy, persepsi bersifat sangat subyektif, yakni jika hanya berdasarkan apa yang Anda lihat kadang meleset dari fakta yang sesungguhnya, oleh karena itu jangan langsung menyimpulkan; Taruhlah suatu misal bahwa itu benar, maka sebagai anaknya tentu Anda ingin Bunda insyaf dari kekeliruannya. Oleh karena itu sebagai orang yang sudah menginjak dewasa maka sebaiknya Sdr. Andy melakukan tabayyun secara baik-baik pada Bunda atas dasar kasih sayang yang tulus. Secara teknis Anda bisa melakukannya ketika tidak ada orang lain atau Anda hanya berdua saja dengan Bunda agar lebih nyaman. Lakukan sholat terlebih dahulu pada malam harinya agar kata-kata yang terlontar dari mulut Anda dapat jernih dan menembus pada relung-relung hati Bunda yang paling dalam. Jika semua itu Anda lakukan secara ikhlas, dengan kata-kata yang lembut dan penuh cinta, semoga terkuaklah bahwa yang benar itu adalah memang benar dan yang bathil adalah bathil, dan Bundapun menyadari kekeliruannya atau bahkan ada hal lain yang perlu Anda pahami dari kasus tersebut. Sembari mengumpulkan keberanian melakukannya jadilah Anda seorang figur anak sholih yang selalu tak lupa mendo’akan Ayah-Bunda, semoga perkawinan mereka selalu dijaga oleh Allah swt.
Sdr Andy yang semoga dikasihi Allah swt.,
Saya tahu bahwa Anda mengalami dan akan menghadapi hal yang tak mudah, penuh perjuangan. Namun di sinilah kata orang-orang ”seni”nya hidup atau dalam bahasa agama inilah mihnah (ujian) yang akan berbuah manis kelak jika Anda berhasil menyelesaikannya. Teriring do’a dari saya, SahhalaLlahu lakum fii umurikum, amin.
Wallahu a’lam bisshawab,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuhu

Bu Urba

Konsultasi Keluarga Terbaru

blog comments powered by Disqus