free hit counters
 

Keajaiban Habbatussauda Mengobati Diabetes

Redaksi – Rabu, 9 Rabiul Awwal 1439 H / 29 November 2017 18:10 WIB

EramuslimAdvertorial

Keajaiban Habbatussauda Mengobati Diabetes

IDDM atau insulin-dependent diabetes mellitus adalah proses penyakit autoimun dimana pankreas sel β pulau ditargetkan untuk dihancurkan oleh sistem kekebalan inang yang menyimpang (American DiabetesAsosiasi 2008). Proses ini melibatkan cabang seluler dan humoral dari sistem kekebalan tubuh,dengan generasi reaktivitas sel T pulau yang spesifik, serta autoantibodi yang diarahkan pada sel pulau kecil.

Antigen dikenal sebagai anti islet cell antibodies (ICA). Pada subjek yang baru didiagnosis dengan IDDM, sampai 90% memiliki antibodi terhadap ICA. (Notkins AL dan Lernmark Å, 2001).

Autoantibodi ini muncul selama periode praklinis kerusakan sel β sebelum manifestasi klinis diabetes (Notkins AL dan Lernmark Å. 2001). Studi eksperimental pada hewan terutama tikus menunjukkan bahwa hewan ini mengembangkan bentuk Diabetes autoimun yang menyerupai manusia IDDM (American Diabetes Association 2008).

Studi dengan model hewan telah menetapkan sel T-sel reaktif sel-infiltrasi adalah efek utama kerusakan sel ß. Namun, sel sistem kekebalan lainnya juga penting dalam perkembangan penyakit. Diantaranya :

Sel B sangat penting dalam onset dan perkembangan diabetes tipe 1 (Bach, J.F., 1994, Pietropaolo M dan Pugliese A, 2000), dan meskipun tidak sepenuhnya dipahami kapan dan bagaimana sel-sel ini berpartisipasi IDDM, diketahui bahwa mereka memproduksi autoantibodi ICA melawan banyak auto antigen sel β (Pietropaolo M. dan Pugliese A, 2000) dan bertindak sebagai sel antigen-presenting (Tisch R. dan McDevitt HO 1996).

Di sisi lain, produksi autoantibodi ICA spesifik berkorelasi langsung dengan perkembangan IDDM pada manusia dan hewan laboratorium. (Tisch R. dan McDevitt HO 1996, Kikutani H. Dan Makino S. 1992).

Imunomodulator alami akan menjadi bagian utama dari pengobatan abad ke 21 yang membantu tubuh Anda. Dengan mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh sangat penting dalam masyarakat sehingga ditekankan, Banyaknya makanan yang terpapar racun sehingga sebagian besar masyarakat cenderung memiliki sistem kekebalan yang terganggu (A.S. Patil dkk. 2010).
Imunomodulasi, bagaimanapun, adalah proses normalisasi, yang benar lemah atau sistem kekebalan tubuh yang abnormal dan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif.

Imunomodulator adalah menjadi tambahan yang layak untuk modalitas mapan yang menawarkan pendekatan baru untuk pengobatan penyakit imunologi dalam dekade yang akan datang dari abad ke21 st (A.S. Patil dkk. 2010).

Diantaranya :
Imunomodulator alami adalah biji hitam. Biji hitam (habbatus sauda) dari tanaman Nigella sativa (NS) milik Ranunculaceae, Tanaman ini memiliki sejarah penggunaan obat yang luas yang berumur ribuan tahun sebagai rempah dan rempah & pengawet makanan alami. Biji dan minyak habbatussauda telah menunjukkan potensi obat tradisional dan digunakan oleh dokter untuk mengobati bermacam-macam penyakit, namun Nabi SAW bersabda; Muhammad (SAW) pernah menyatakan bahwa benih hitam bisa menyembuhkan setiap penyakit kecuali kematian.
Obat naturopati kontemporer di seluruh dunia telah menggunakan NS dan komponen utamanya Thymoquinone (TQ) sebagai obat diuretik, karminatif, pengobatan untuk asma, bronkospasme, batuk, sakit punggung,hipertensi dan obesitas (Atta, M.B. 2003, Salem, M.L. 2005).

Thymoquinone telah terbukti mengandung antiinflamasi, anti bakteri dan efek imunomodulator X (Salem, M.L. 2005, Swamy, S.M. dan B.K. Tan 2000, Ragheb, A. et al 2009).

Aktivitas biologis prinsip aktif menjelaskan efek menguntungkan dari biji hitam atau TQ dalam pengobatan pasien manusia dengan penyakit alergi (Kalus, U. et al 2003, Isik, H. et al 2010), asma (Boskabady, M.H ..et al 2007) atau tonsilopharyngitis (Dirjomuljono, M. et al 2008).

Dalam model hewan induksi pemberian TQ efektif melawan rheumatoid arthritis (Tekeoglu, I. et al 2007) dan autoimun encephalomyelitis (Mohamed, A. et al 2009).

Studi dengan tikus dan tikus telah menunjukkan bahwa ekstrak biji jinten hitam memiliki antibakteri (Hanafy, M.S. dan M.E. Hatem, 1991), anti virus (Salem, M.L. dan NONA. Hossain, 2000) dan aktivitas anti-parasit (Ayaz, E. et al 2007).

Maka bagi para pengidap diabetes kami menyarankan untuk menggunakan Habbatussauda Oil Soft Capsule, yang berbahan dari minyak biji habbatussauda pilihan & diproses dengan higienis, & dalam bentuk soft capsule sehingga terhindar dari bocor & mudah untuk ditelan.

Untuk Informasi & pemesanan anda bisa menghubungi :
Team Internet Marketing Habbats Tlp/WA : 082116884948
Atau belanja langsung di akun Marketplace kami di :
https://www.tokopedia.com/herbalsehatnabi?nref=shphead dan https://www.bukalapak.com/u/habbats?from=dropdown
Untuk informasi lengkap dapat mengakses ke www.habbats.co.id

loading...

Klinik Sehat Terbaru

blog comments powered by Disqus