free hit counters
 

Bacaan Shalawat yang Benar dalam Tasyahud

Muchtar Rasyid – Rabu, 5 Jumadil Awwal 1438 H / 1 Februari 2017 03:16 WIB

sigitAssalau ‘alaikum wr.wb.

Semoga Ustadz selalu dalam keadaan sehat….

Sewaktu kecil saya (dan kebanyakan anak2 di sekitar kita)diajari bacaan sholawat dalam tasyahud sbb.:”Allahumma Shalli `ala Muhammad wa `ala aali Muhammad, kamaa shallaita `ala Ibrahim wa `ala aali Ibrahim. Wa baarik `ala Muhammad wa `ala aali Muhammad, kamaa barakta `ala Ibrahim wa `ala aali Ibrahim. Innaka hamidun majid”. Ada juga yg menambahkan ” fil ‘alamiina…”. Namun sampai saat ini ketika saya coba cari dalam beberapa buku dan kitab tentang sholat, belum juga saya temukan sholawat yang lafadz-nya benar-benar sama persis dengan yang diajarkan tersebut.Saya khawatir sholat saya selama ini tidak sesuai dengan tuntunan Rasul SAW.Mohon kiranya Pak Ustadz bisa memberikan pencerahan dengan jalan hadistnya (sanad dan matannya) mengingat lafadz yang ini yang umum saya dengar di sekolah2 kita.

Jazakallah khoir..

Wassalamu ‘alaikum wr.wb.

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Rasyid yang dimuliakan Allah swt

Bacaan shalawat yang anda maksudkan terdapat didalam kitab “Shahih Ibnu Hibba” dan “Sunan Tirmidzi” : Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Musa Al Anshari telah menceritakan kepada kami Ma’an telah menceritakan kepada kami Malik bin Anas dari Nu’aim bin Abdullah Al Mujmir bahwa Muhammad bin Abdullah bin Zaid Al Anshari dan Abdullah bin Zaid yang memimpikan adzan shalat memberitahunya dari Abu Mas’ud Al Anshari berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam mendatangi kami saat kami di majlis Sa’ad bin Ubadah lalu Basyir bin Sa’ad berkata pada beliau: Allah memerintahkan kami untuk bershalawat atas anda, lalu bagaimana (cara) kami bershalawat atas anda.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam diam hingga kami berharap (andai) dia tidak bertanya. Setelah itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Ucapkanlah : ALLOOHUMMA SHOLLI ‘ALAA MUHAMMAD, WA’ALAA AALI MUHAMMAD, KAMAA SHOLLAITA ‘ALAA IBROOHIIMA WA’ALAA AALI IBROOHIIMA WABAARIK ‘ALAA MUHAMMAD WA’ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA BAAROKTA ‘ALAA IBROOHIIMA WA’ALAA AALI IBROOHIIMA FIL’AALAMIINA INNAKA HAMIIDUN MAJIID “

(Ya Allah, limpahkan kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad seperti Kau melimpahkan kesejahteraan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad seperti Engkau memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim dalam seluruh alam, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Luhur, dan salam seperti yang telah diajarkan pada kalian.”

Dalam hal ini ada hadits serupa dari Ali, Abu Humaid, Ka’ab bin Ujrah, Thalhah bin Ubaidullah, Abu Sa’id, Zaid bin Kharijah dan disebut Ibnu Jariyah. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih.

Hadits tersebut dishahihkan oleh Syeikh al Albani didalam kitabnya “Shahih wa Dha’if Sunan at Tirmidzi”

Wallahu A’lam

Pertanyaan lain seputar Shalawat

Bacaan Shalawat pada Tasyahud dan Sujud Tilawah

Saya ingin menanyakan pada saat tasyahud awal membaca salawatnya penuh seperti tasyahud akhir atau hanya membaca salawat nabi muhammad saja kemudian berdiri. Yang kedua tentang sujud tilawah apakah hanya dikerjakan waktu sholat saja waktu membaca ayat sajdah atau membaca al Quran seperti biasa perlu sujud tilawah. apa saja ayat sajdah itu?

Pakai Sayyidina dalam Shalawat, Bagaimana Hukumnya?

Pak ustadz, saya mau tanya tentang hukum membaca shalawat kepada nabi di saat kita sedang duduk tahiyat akhir. Apakah shalawat itu hukumnya wajib ataukah sunnah? Kemudian juga tentang penambahan kata ‘sayyidina’ dalam shalawat itu, boleh ditambahkan atau haram hukumnya?

Hukum Mengenai Sholawat Kepada Nabi Muhammad SAW

Saya ingin menanyakan tentang macam macam shalawat nabi, kan di masyarakat ada shalawat badar, shalawat nariyah apa perbedaannya? Sedangkan shalawat nabi yang kita baca pada waktu sholat itu termasuk shalawat apa?

loading...

Ustadz Menjawab Terbaru

blog comments powered by Disqus