500.000 Pasukan Tambahan Untuk Afghanistan?

Minggu, 27/09/2009 20:32 WIB | Arsip | Cetak


Komandan pasukan Barat di Afghanistan telah secara resmi meminta AS dan NATO tambahan tentara 500.000. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dadakan di Jerman pada Sabtu kemarin (26/9). Saat ini di Afghanistan, pasukan AS da NATO, diperkirakan sudah mencapai lebih dari 100.000 dan negara itu menyaksikan kekerasan tingkat tertinggi sejak invasi tahun 2001.

Sebaliknya, kenaikan kekerasan, digunakan oleh Washington dan sekutunya sebagai alasan untuk merekrut lebih banyak tentara.

"Angka-angka yang benar-benar sangat mengerikan. 500.000 tentara dan lima tahun untuk melakukan pekerjaan itu," kata reporter NBC Andrea Mitchell di MSNBC's Morning Joe pada hari Rabu. "Tidak seorang pun mengharapkan bahwa Tentara Afghanistan bisa melangkah ke hal itu. Apakah kita akan menempatkan bahkan setengah dari pasukan AS di sana, dan pasukan NATO? No way!"

Jenderal Stanley Mchrystal sendiri berbicara kepada CBS News dalam sebuah wawancara yang akan mengakui bahwa AS terlalu sering menggunakan kekuatan militer yang pada akhirnya hanya akan merugikan tujuan strategis Washington karena menyebabkan korban sipil. "Anda tahu, pepatah mengatakan, 'Untuk seorang pria dengan palu, semua kelihatan seperti paku.’ Kita tidak bisa berjalan hanya dengan palu di tangan. "

Banyak ribuan warga sipil Afghanistan tewas sejak invasi pada tahun 2001 karena operasi militer. Sebuah laporan PBB yang dirilis pada hari Sabtu mengatakan, sejauh ini tahun ini, 1.500 warga sipil telah tewas pada bulan Agustus tahun ini. (sa/qmmh)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang