Amerika, Belajarlah Pada Kosta Rika!
Mungkin Anda berpikir ini kebetulan. Tapi Kosta Rika adalah salah satu dari sedikit negara-negara yang telah menghapuskan tentaranya, namun juga boleh dikatakan sebagai negara yang paling berbahagia di bumi.
Ada beberapa cara untuk mengukur kebahagiaan di berbagai negara, semuanya eksak, tapi mutiara Amerika Tengah ini memukau dengan baik oleh sistem apapun yang digunakannya. Sebagai contoh, World Database of Happiness, yang disusun oleh seorang sosiolog Belanda dengan didasari survei oleh Gallup dan lain-lain, Kosta Rika menempati posisi teratas dari 148 negara yang rakyatnya paling berbahagia.
Ada tiga metode yang digunakan oleh Gallup. Pertama, bertanya langsung pada rakyatnya. Kedua, melibatkan para ilmuwan untuk menghitung tahun-tahun yang bahagia di setiap negara, dan ketiga, dengan menggunakan "indeks planet bahagia," yang dirancang oleh New Economics Foundation, sebuah think tank yang liberal. Mereka menggabungkan kebahagiaan dan umur panjang, dan juga menyesuaikan terhadap dampak lingkungannya. Dalam ketiga cara hitung dan ukur itu, Kosta Rika menempati posisi pertama.
Di Kosta Anda bisa menjelajahi pantai yang mempesona. Kosta Rika telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam melestarikan alamnya. Pantai dan jalan-jalan di Kosta Rika sangat bersih, dan dimana saja, bisa ditemukan binatang iguana dan sloth.
Apa yang membuat Kosta Rika seperti itu adalah keputusan yang luar biasa pada tahun 1949. Mereka membubarkan angkatan bersenjatanya dan berinvestasi dalam pendidikan. Peningkatan pendidikan menciptakan masyarakat yang lebih stabil, lebih rentan terhadap konflik-konflik yang telah berkobar di tempat lain di luar Amerika. Pendidikan juga meningkatkan perekonomian, yang memungkinkan negara untuk menjadi eksportir utama chip komputer dan meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris agar menarik turis-turis.
Kita mungkin tidak bisa jadi anti-militer. Tapi bukti-bukti kuat bahwa pendidikan sering kali merupakan investasi yang jauh lebih baik daripada artileri. Di Kosta Rika, tingkat pendidikan meningkat dan bahkan sekarang tingkat kesejahteraan mereka lebih lebih tinggi daripada Amerika Serikat. Meningkatnya tingkat pendidikan juga membuat negara selalu mempertahankan lingkungannya yang subur sebagai aset ekonomi. Kosta Rika adalah perintis ekologi, memperkenalkan pajak karbon pada tahun 1997. Indeks Kinerja Lingkungan, sebuah proyek kolaborasi dari Universitas Yale dan Universitas Columbia, menempatkan Kosta Rika di nomor 5 di dunia dalam menjaga lingkungannya.
Saat ini, orang-orang Amerika sedang bergerak ke sini untuk menikmati pensiun berbiaya rendah. Dalam 25 tahun mendatang, mungkin kita akan melihat sejumlah besar masyarakt pensiun berbahasa Inggris menjejali sepanjang pantai Kosta Rika. Jangan lupakan, rakyat di negeri manapun akan lebih memilih bahagia daripada melihat tentaranya sampai ke negara orang lain yang jauh dengan menghabiskan pajak dan tujuan yang masih jadi misteri dan samar-samar.
Ini mungkin perbandingan yang tidak pasti. Tapi apa yang tampaknya cukup jelas adalah Amerika menginvestasikan dirinya di bidang perang melebihi negara manapun. Mungkin ini pelajaran untuk Amerika Serikat untuk mencurahkan lebih sedikit sumber daya pasukan asingnya di luar negeri. Ketimbang mengurus negeri dan rakyat negeri orang, sementara ini rakyatnya terbengkalai karena pengangguran dan remaja putus sekolah semakin marak di negerinya sendiri. (sa/nyt)
Lainnya (Arsip)
- Unit Anti Teror Turki Memanggil Bayrak
Jumat, 08/01/2010 11:29 WIB - Perancis Deportasi Imam Mesir dengan Dalih "Ekstremisme"
Jumat, 08/01/2010 10:57 WIB - Obama Mengobarkan Perang Terhadap Negeri-Negeri Muslim
Jumat, 08/01/2010 10:49 WIB - Defne Bayrak: Saya Bangga Atas Misi Suami Saya Membunuh CIA
Jumat, 08/01/2010 08:44 WIB - Erdogan: Masalah Gaza Adalah Masalah Nurani
Jumat, 08/01/2010 08:12 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




