AS Memberi Jabatan Gubernur di Enam Provinsi? Taliban Tidak!

Selasa, 03/11/2009 09:23 WIB | Arsip | Cetak

Apalagi yang harus dilakukan AS sekarang di bumi Afghanistan? Perang yang berlansung di negeri itu telah membuat AS berdarah-darah. Delapan tahun perang dengan jarak interval yang tidak begitu signifikan membuat depresi semua pihak.

Pada akhirnya, salah satu cara AS adalah mencoba bersikap dengan Taliban—pihak yang mereka perangi dengan alas an yang tak jelas. Kemarin, AS memberikan penawaran kepada Taliban.

"Negosiator AS telah menawarkan kepada Taliban melalui Mullah Wakil Ahmed Mutawakkil bahwa jika mereka menerima kehadiran pasukan NATO di Afghanistan, Taliban akan diberi gubernur enam provinsi di selatan dan timur laut," seorang pejabat senior Afghanistan dari Departemen Luar Negeri mengatakan kepada IslamOnline.net.

Dia mengatakan pembicaraan, diperantarai oleh Arab Saudi dan Turki, terus berlangsung selama berminggu-minggu di lokasi yang berbeda termasuk ibukota Afghanistan Kabul. Arab Saudi, bersama dengan Pakistan dan Uni Emirat Arab, adalah sedikit Negara yang mengakui Taliban ketika memerintah Afghanistan dari 1996 sampai 2001.

Seorang jurubicara Taliban mengaku memang pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat. "Ya, memang ada beberapa pembicaraan, tetapi semuanya tidak berhasil," Yousaf Ahmedi, juru bicara Taliban di Afghanistan selatan, mengatakan kepada IOL dari lokasi yang tidak dikenal melalui telepon satelit.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kabul menyangkal pembicaraan tersebut. "Tidak, kami tidak mengadakan pembicaraan apapun dengan Taliban," jurubicara kedutaan mengatakan dari Kabul.

Ditanya apakah AS telah menawarkan pembagian kekuasaan kepada Taliban, dia mengatakan dia tidak mengetahui adanya tawaran tersebut. "Saya tidak tahu tentang pembicaraan tertentu dan kasus yang Anda laporkan itu tidak benar."

Taliban sendiri bersikeras bahwa Amerika harus menarik diri dalam batas waktu yang tentukan. Ahmedi, juru bicara Taliban di Afghanistan selatan, menegaskan posisi utama mereka. "Sudut pandang kami, sangat jelas; kecuali pasukan asing tidak meninggalkan Afganistan, tidak ada pembicaraan apapun!."

Taliban yang berkuasa digulingkan oleh Amerika Serikat, yang menyerbu Afghanistan tidak lama setelah serangan 9 / 11 pada tahun 2001.

Sejak itu, Taliban melakukan perang gerilya yang berlarut-larut melawan pimpinan pasukan asing dan pemerintah Karzai. (sa/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang