Mengapa Yahudi Membantai Anak-Anak Palestina?

Senin, 12/01/2009 16:34 WIB Cetak |  Kirim

Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang diketahui, setelah lewat dua minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 900 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.

Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Khaled Misyal, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz Alquran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan Alquran. Tak ada main video-game atau mainan-mainan bagi mereka. Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid. (sa)


(Arsip Dunia Islam)

5 Terpopuler

5 Terbaru

 
 

Sekolah Bagus Pasti Mahal

Mengapa sih kalau sekolah yang bagus-bagus itu identik dengan mahalnya biaya yang harus di tanggung orang tua?, nah kalau saya cuma PNS dengan penghasilan pas-pasan ngga mungkin deh dapat menyekolahkan putra-putri saya di sekolah yang 'bagus'.

 

PELUANG

 
フレッツ光 | FX | 住宅ローン | FX初心者 | PDM | アスクル | セル生産 | ホームページ制作 | 音楽教室 | 携帯レンタル |