Pentagon Pasok Bom-Bom Canggih Buat Israel

AS kembali memberikan dukungan persenjataan baru untuk angkatan bersenjata Israel. ABC News pada Selasa (6/10) melaporkan bahwa Pentagon baru-baru ini memutuskan untuk memberikan bantuan pada Israel untuk membuat bom-bom canggih yang disebut Massive Ordnance Penetrator (MOP).
Bom-bom itu adalah bom berkekuatan dahsyat yang digunakan untuk menghancurkan bunker-bunker besar yang oleh AS, dulunya direncanakan untuk digunakan di Irak dan Afghanistan. Laporan ABC News menyebutkan, Israel nampaknya akan menggunakan bom-bom tersebut untuk menggempur fasilitas nuklir Iran
Pentagon sudah mendapatkan persetujuan untuk memberikan bantuan pada Israel guna membuat bom-bom tersebut. Ditanya mengapa proyek bom itu diberikan untuk Israel, pihak Pentagon hanya berkomentar bahwa Departemen Pertahanan AS memiliki apa yang disebut Urgent Operational Need (UON) untuk meningkatkan kemampuan menyerang dan menghancurkan target sehancur-hancurnya dalam situasi ancaman yang tinggi.
"MOP adalah senjata pilihan yang memenuhi syarat untuk UON," demikian pernyataan Pentagon.
Disebutkan pula bahwa senjata itu merupakan senjata yang ideal untuk melakukan serangan ke fasilitas pengembangan nuklir Iran di Natanz atau di Qom, fasilitas nuklir Iran yang baru dibangun.
Untuk keperluan pembuatan bom tersebut, perusahaan penerbangan AS dan kontraktor bidang pertahanan McDonnell Doglas berhasil mendapatkan kontrak senilai 51,9 juta dollar. (ln/JP)
Lainnya (Arsip)
- Israel Susun Strategi Baru untuk Kuasai Dunia
Rabu, 07/10/2009 17:45 WIB - Mesir: Hamas dan Fatah Menandatangani Perjanjian 25 Oktober
Rabu, 07/10/2009 15:37 WIB - Tim Bola Muslim Paris Tolak Bertanding dengan Tim Bola "Gay"
Rabu, 07/10/2009 14:40 WIB - Kamp "Penyiksaan" Guantanamo Tak Jadi Ditutup Bulan Januari 2010
Rabu, 07/10/2009 13:58 WIB - 10.000 Muslim Tunisia Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rabu, 07/10/2009 11:40 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




