Ribuan Mujahidin Menuju Afghanistan

Ribuan pejuang Mujahidin diberitakan telah dengan diam-diam diberangkatkan ke Afghanistan sebagai jawaban dari keputusan presiden AS, Barack Obama untuk menambah pasukan militernya di negara itu. Hal ini disampaikan oleh Waliur Rehman kepada The Associated Press dalam sebuah wawancara eksklusif Senin malam (21/12).
Mujahidin Taliban tetap berkomitmen untuk memerangi tentara AS di daerah suku Waziristan Selatan, tetapi pada dasarnya mereka melancarkan perang gerilya. "Karena Obama juga mengirimkan pasukan tambahan ke Afghanistan, kami mengirimkan ribuan pejuang kami ke sana untuk melawan NATO dan pasukan Amerika," kata Rehman. "Taliban membutuhkan bantuan kami pada tahap ini, dan kami membantu mereka."
Rehman adalah deputi kepala Taliban Pakistan Hakimullah Mehsud, yang mengambil alih jaringan itu pada bulan Agustus setelah serangan rudal AS membunuh mantan komandan Baitullah Mehsud.
Untuk menemui Rehman, reporter AP menempuh perjalanan ke Waziristan Utara di kota Mir Ali dan dari sana dibawa oleh Taliban selama enam jam perjalanan ke Waziristan Selatan di dalam kendaraan yang gelap karena tertutup.
Pejuang Mujahidin yang dikirim sekitar 30.000, termasuk ratusan pejuang dari Uzbekistan. Rehman juga mengatakan Taliban akan berhenti menyerang pasukan Pakistan, jika Pakistan akan memutus hubungan dengan Amerika Serikat.
Sejak Oktober, militan telah melancarkan sejumlah serangan di seluruh Pakistan dalam gelombang kekerasan yang telah menewaskan lebih dari 500 orang, banyak dari mereka merupakan warga sipil. (sa/ap)
Lainnya (Arsip)
- Takut Diculik, Israel Larang Warganya ke Negara-Negara Afrika
Kamis, 24/12/2009 15:54 WIB - Bush Memang Telah Berencana Diskreditkan Umat Islam
Kamis, 24/12/2009 14:35 WIB - Palestina Akan Bawa Kasus Pencurian Organ Tubuh ke Pengadilan Internasional
Kamis, 24/12/2009 14:14 WIB - Gerakan "BDS" Kampanye Boikot Produk Israel di AS
Kamis, 24/12/2009 14:13 WIB - Keluarga Usamah bin Laden Ternyata Tinggal di Iran
Kamis, 24/12/2009 08:20 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




