Sunat Dilarang Di Massachusetts?

Penentangan terhadap nilai-nilai Islam semakin banyak merebak. Kali ini datang dari negara bagian AS, Massachusetts. Satu kelompok nasional menyatakan bahwa sunat pada bayi yang baru lahir adalah multilasi genital, dan saat ini tengah menekan badan legislatif setempat agar melarangnya.
Matius Hess, presiden dari Bill to End Male Genital Mutilation, mengatakan "Kami selangkah lebih dekat untuk membuat undang-undang ini dan ada perhatian lebih banyak untuk itu sekarang."
Sebelum di Massachusetts, Hess telah berusaha mengajukan tuntutannya ini di 14 negara-negara lain,tapi tidak berhasil.
Charles A. Antonelli dari Quincy di bawah hak petisi yang dijamin dalam konstitusi negara, mengatakan sunat adalah menyakitkan dan tidak perlu, melanggar hak asasi manusia dan menurunkan sensasi seksual pada laki-laki dewasa.
"Untuk beberapa alasan masyarakat yang merasa cocok untuk melakukan amputasi bedah ke tubuh seseorang tanpa persetujuan mereka," kata Antonelli, 43. "Ini benar-benar pilihan pribadi. Kebanyakan orang berpikir bahwa ini tidak berbahaya."
Antonelli mengatakan ia terlibat dalam gerakan anti-sunat karena ia secara fisik rusak oleh sunat. Jika jadi, maka RUU Massachusetts itu akan menyertakan larangan sunat untuk laki-laki di bawah 18, kecuali jika secara medis diperlukan.
Bukan hanya kalangan Muslim, tapi dari Yahudi pun menolak pula petisi ini. "Ini gagasan buruk," kata Rabi Ronne Friedman dari Candi Israel di Boston, yang merasa melarang sunat akan menginjak-injak tradisi keagamaan. Dia meragukan RUU itu akan disetujui. "Satu-satunya cara hal seperti ini bisa dilakukan di mana pun di negara yang sangat berbeda dari negara kita sendiri." (sa/bostonherald)
Lainnya (Arsip)
- Intelejen Pakistan : AS Sedang Membangun Jaringan Teroris
Jumat, 05/03/2010 12:56 WIB - Kejaksaan Jerman Geledah Sebuah Sekolah Biarawati
Jumat, 05/03/2010 10:41 WIB - NASA: Gempa Bumi Chili Geser Poros Bumi Dan Mempersingkat waktu, Ada Apakah?
Jumat, 05/03/2010 06:45 WIB - Amerika Karam Bermula Dari Kalifornia?
Jumat, 05/03/2010 06:26 WIB - Sinis Terhadap Baradei, Post Power Syndrome, Hosni Mubarak?
Jumat, 05/03/2010 06:03 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




