Tolak Perang Afghanistan, Muhajirin Inggris Dilarang

Selasa, 12/01/2010 13:29 WIB | Arsip | Cetak


Seiring dengan pesatnya pertumbuhan penduduk Muslim di Eropa, tekanan terhadap mereka juga makin meningkat. Baru-baru ini, Inggris yang ikut andil, setelah Prancis, Denmark, Belanda, dan Swiss. Kelompok Al-Muhajirin Inggris mendapat larangan dari pemerintah Inggris.

Al-Muhajirin—juga dikenal sebagai Islam4UK, dilarang mengadakan pertemuan atau mengumpulkan uang. Jika dilanggar makan akan menjadi pelanggaran pidana. Menurut Home Office, yang bertanggung jawab untuk keamanan dalam negeri di Britania Raya, pelarangan ini dimaksudkan untuk menangani terorisme.

Selama ini Al-Muhajirin aktif mengadakan kampanye di Inggris menolak perang di Afghanistan. Anjam Choudary, pemimpin Al-Muhajirin, mengatakan tidak akan mundur karena pelarangan itu. "Kami tidak akan berhenti karena pemerintah melarang kami," katanya kepada CNN melalui telepon. "Jika itu berarti menyiapkan platform lain di bawah label lain, maka itu akan kami lakukan."

Ia menambahkan, “Umat Islam dimanapun diwajibkan untuk bekerja secara kolektif mendirikan Negara Islam dan hukum Syariah, di Inggris atau di mana pun mereka - hal-hal itu tidak bisa berubah."

Ketika ditanya apakah ia terkejut atau kecewa dengan keputusan pelarang itu, Choudary mengatakan "Tidak, tidak sama sekali, kami sudah menduga hal ini dan mungkin yang lebih buruk daripada itu."

Situs Islam4UK sendiri sudah ditutup pada hari Ahad kemarin, dan hanya ada catatan "Islam4UK Back Soon."

Gerakan Al-Muhajirin sendiri pada hari Ahad sudah mendapatkan dukungan dari 725.000, hingga jelas membuat Home Office menjadi ketar-ketir, takut akan aksi menolak perang di Afghanistan itu makin meluas.

Choudary sudah sejak dari dulu menyuarakan keprihatinannya terhadap tentara-tentara Inggris yang dikirim ke Afghanistan. "Banyak orang di Inggris bersedih untuk orang yang mereka cintai yang telah meninggal atau terluka, sama seperti kita juga berduka karena kehilangan orang-orang yang tidak bersalah, wanita dan anak-anak di Afghanistan di tangan aliansi yang dipimpin AS. Selain itu banyak orang Inggris tidak setuju dengan perang dan penindasan dan ketidakadilan yang sedang dilakukan di bawah kedok perjuangan kebebasan dan demokrasi, sama seperti kita juga ingin agar Inggris menarik pasukan dari tanah Islam. Inggris harus keluar dari Afghanistan. " (sa/cnn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang