Ketua Biro Politik pada Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) Palestina Khalid Mishal memperingati dunia Islam, utamanya negara-negara Arab, akan rubuhnya Masjid al-Aqsha di Yerusalem (Alquds) akibat aktivitas penggalian yang terus menerus dilakukan pihak Israel.
Dikatakan Mishal, Masjid al-Aqsha dan bilangan Alquds saat ini berada dalam status bahaya dan darurat beriringan dengan proses "pembersihan" tempat-tempat bersejarah Islam di sekitar wilayah kota suci itu.
"Dan saya sangat takut jika Masjid al-Aqsha akan runtuh secara tiba-tiba," kata Mishal dalam acara peringatan setahun mengenang perang Gaza yang digelar di Damaskus, Suriah, Jum'at (22/1) kemarin, sebagaimana dilansir Aljazeera.
Mishal menegaskan, bahwa krisis Masjid al-Aqsha dan masalah Palestina adalah krisis dan masalah bersama dunia Arab dan Islam.
Selain itu, Mishal juga menyinggung pentingnya komitmen dan persatuan negara-negara Arab untuk bersama-sama membuka blokade Gaza yang dilakukan Israel sejak 2006 silam serta membangun kembali Gaza yang hancur akibat serangan Israel setahun silam. (jzr)
Agus Setiawan : Treasury Syariah Perlu Komitmen!
Masih kurangnya perhatian perbankan syariah mengenai masalah Treasury (asset and liability management) membuat Agus Setiawan selaku candidate CIBF (Certified Islamic Banking a...
Owner Manet: Bank Syariah Harus Bangun Relationship
Bank syariah rupanya masih dipandang belum sesempurna bank konvensional di kalangan pebisnis. Mereka sudah merasa aman dengan ‘hanya’ menitipkan dana pribadi ke ba...
iB Raih ?The New Wave Currency? Marketeers Award 2010 di IIMS
Perbankan Syariah Bank Indonesia memperoleh penghargaan sebagai The New Wave Currency oleh MarkPlus, Inc bekerja sama dengan Marketeers pada pameran Indonesia International ...
Bank Muamalat Indonesia Selesai Right Issue, Saatnya Tingkatkan Asset
Right Issue Bank Muamalat Indonesia (BMI) telah selesai dilaksanakan dengan total capaian Rp673 milYar. Komposisi pemegang Saham yang berhasil dilakukan adalah IDB 32%, SETCO ...
Saya ingin mengasuh bayi saya sendiri tanpa harus ada campur tangan mertua, terlebih lagi mertua saya terlalu memanjakan bayi saya, keluar areal rumah ndak dikasi, bahkan hanya untuk berkunjung ke tetangga ndak boleh.
Ketika ditanya apa alasannya mau menjadi relawan di LKC, Dokter Indah menjawabnya dengan senyuman. "Motivasinya hanya untuk berbagi dengan sesama."
Apa itu UK ? United Kingdom ? Bukan ! Di ACT, UK jadi akronim dari Universitas Kerelawanan. UK adalah salah satu program ACT untuk membina dan mengorganisir masyarakat relawan di seluruh Indonesia.