Mahasiswa Hebron Palestina Berhasil Ciptakan Mobil Tenaga Surya

Meskipun adanya kelangkaan peralatan dan kurangnya dana, tim mahasiswa Palestina telah berhasil membuat mobil satu penumpang yang berjalan pada energi surya.
Mahasiswa teknik Universitas Politeknik Palestina di Tepi Barat kota al-Khalil (Hebron) merancang kendaraan tenaga surya tersebut sebagai proyek kampus mereka.
Mobil itu membawa ratusan panel fotovoltaik yang mengkonversi sinar matahari menjadi listrik untuk memberi energi ke baterai.
Menggunakan 12 baterai, sebesar 24 volt - mobil tenaga surya yang mirip golf cart - dapat mencapai kecepatan maksimum 30 km / jam (18 mph). Baterai mobil mampu bertahan selama 100 menit. Baterai dapat diisi ulang dengan listrik rumah, saat tidak ada sinar matahari.
Monjed, salah seorang desainer mobil tenaga surya ini, mengatakan dia berharap proyek ramah lingkungan akan menarik perhatian internasional terhadap nasib rakyat Palestina, yang telah hidup di bawah agresi Israel selama puluhan tahun, seorang koresponden Press TV melaporkan.
Al-Khalil dianggap oleh kelompok-kelompok Hak Asasi Manusia sebagai salah satu kota Tepi Barat yang paling menderita dan mengalami berbagai bentuk kekerasan dari pemukim Israel dan dikontrol militer secara ketat. (fq/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Takut Banyak Prajurit yang Mati, Inggris Tarik Diri Dari Wilayah Sangin Afghanistan
Rabu, 07/07/2010 13:43 WIB - 'Backstreet IDF Boys' Bikin Militer Israel Murka
Rabu, 07/07/2010 13:24 WIB - 42 Persen Wilayah Tepi Barat Telah Dikuasai Pemukim Yahudi
Rabu, 07/07/2010 09:59 WIB - Warga Gaza: Kami Dijadikan Perisai Hidup oleh Tentara Israel
Selasa, 06/07/2010 09:44 WIB - Pasukan Zionis Israel Serang Masjid di Al-Khalil
Senin, 05/07/2010 13:31 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




