Otoritas Palestina Klaim Gagalkan Serangan oleh Hamas

Otoritas Palestina mengklaim berhasil menggagalkan rencana serangan yang akan dilakukan kelompok Hamas setelah menemukan ratusan kilogram bahan peledak di kota Nablus pada Minggu (25/4) malam.
Aparat keamanan Otoritas Palestina di Ramallah menyatakan, selain menemukan tempat penyimpanan bahan peledak, mereka juga menemukan amunisi dan sejumlah senjata. Tempat penyimpanan itu terungkap setelah aparat di Ramallah menangkap orang-orang yang dicurigai sebagai anggota sayap militer Hamas.
Pasukan Keamanan Otoritas Palestina mengaku "terkesima" melihat besarnya jumlah bahan peledak serta senjata yang ditemukan dan ini merupakan temuan paling besar yang pernah mereka ungkap.
Pasukan keamanan Otoritas Palestina menduga bahan peledak dan senjata itu akan digunakan Hamas untuk melakukan aksi teror di Tepi Barat dan di Israel.
"Otoritas Palestina sedang berusaha sekuat tenaga untuk menjaga ketertiban dan keamanan," kata seorang pejabat keamanan Palestina.
Ia menuding Hamas sedang berupaya memicu kekacauan di Tepi Barat di tengah wacana dimulainya kembali negosiasi damai dan kemungkinan bahwa Israel akan mundur dari kota-kota di Tepi Barat.
Mungkin bahan peledak itu milik pasukan keamanan Otoritas Palestina, yang sengaja dituduhkan sebagai milik Hamas dan dengan tujuan untuk mendeskriditkan Hamas. (ln/Ynet)
Lainnya (Arsip)
- Bentrokan Warga Palestina dengan Polisi Israel
Senin, 26/04/2010 12:14 WIB - Brigade Al-Qassam Ancam Nasib Shalit Lewat Sebuah Video Kartun
Senin, 26/04/2010 07:48 WIB - Tahanan Palestina Dipukul Sipir Penjara Israel Sampai Mati
Jumat, 23/04/2010 13:51 WIB - Israel Sudah Me-Yahudi-Kan Hampir Seluruh Yerusalem
Jumat, 23/04/2010 13:06 WIB - Jihad Islam Larang Anggota Mereka Kenakan Pakaian Ala Al-Qaidah
Jumat, 23/04/2010 07:50 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




