Wanita Bercadar, Tiba-tiba Datang dan Serahkan Perhiasan untuk Pemerintah Hamas

Zionis Israel, AS dan Eropa sedang giat-giatnya menyumbat semua bantuan untuk pemerintahan Palestina. Sementara sejumlah pihak dalam negeri Palestina pun tengah memunculkan kendala besar bagi kelangsungan pemerintahan yang kini dipimpin oleh Hamas. Situasi itulah yang mendorong seorang wanita Muslimah Palestina memberikan sumbangsih bagi kelangsungan negara mereka. Ia mengumpulkan beragam perhiasan emas untuk kemudian diserahkan kepada pemerintah, sekedar untuk membantu meringankan beban amanah dan membuktikan kesetiaannya menghadapi rongrongan orang-orang yang menghendaki instabilitas di Palestina.

Salah satu pimpinan Hamas di Nablus mengatakan, seorang wanita Palestina bercadar telah mengenalkan dirinya sebagai ‘ibnatu da’wah’ atau puteri dakwah. Ia datang dan memberi sejumlah perhiasan emas berikut sebuah surat yang ditujukan kepada para pemimpin di pemerintah Palestina. Ibnatu Da’wah dalam suratnya, meminta pemerintah tetap teguh dalam prinsipnya, dan tetap berjuang memikul amanah meski harus menghadapi berbagai tekanan dan hambatan.

Terhadap fakta tersebut, pemimpin Hamas di Nablus mengatakan, sikap seperti ini sebenarnya bukan hal yang aneh bagi kaum Muslimah Palestina yang telah lama memberikan bantuan luar biasa dalam mendukung perjuangan pembebasan Masjidil Aqsha. “Harga sumbangan itu, tidak hanya dinilai dalam arti materil, tapi ini mempunyai arti agung tentang kesiapan rakyat Palestina untuk berkorban di jalan pemeliharaan prinsip-prinsip Palestina,” ujarnya.

Berikut adalah potongan surat yang disampaikan Ibnatu Da’wah:

“Saudara-saudaraku para pejabat pemerintah yang terhormat…
Aku tidak tahu apa yang harus aku tulis kepada kalian. Aku orang yang lemah dalam mengungkap perasaan. Tapi aku demi Allah sangat merasakan kebanggaan dan penghormatan saat melihat dan mendengar kalian. Aku begitu gembira dan bangga ketika melihat kekokohan kalian menghadapi tekanan demi tekanan yang mendera. Tapi aku katakan kepada kalian: Janganlah lemah dan janganlah bersedih, karena sesungguhnya Allah bersama kalian, dan kami juga bersama kalian, rakyat bersama kalian, semua rakyat akan menjadi penopang dan bantuan bagi kalian. Kami insya Allah tidak akan menjadi sebab kalian menyerah, dalam hal apapun.

Kami tidak meminta kalian apapun kecuali, komitmen yang kokoh. Demi Allah, peganglah prinsip kalian. Berdirilah di atas prinsip kalian. Kuatkanlah pegangan kalian terhadap agama kalian…

Demi Allah, kami takkan melupakan kalian dalam do’a-do’a kami. Kami mengerti betapa beratnya beban tanggung jawab yang kalian pikul. Tapi kami juga yakin, pada saat yang sama bahwa kalian mampu memikulnya hingga tiba di tepi yang aman….”

Ibnatu Da’wah

Catatan: Aku berharap kalian menerima pemberian kecil ini. Inilah yang mampu aku berikan. Demi Allah aku berharap bila aku memiliki semua harta di dunia ini akan aku berikan juga kepada kalian. Tapi inilah yang aku punya…
(na-str/pic)