Asyari Usman: Era Jokowi Menyertakan Banyak Hikmah

Blusukan tidak berguna untuk pengelolaan negara. Ia tidak bisa diandalkan untuk menghadirkan kepemimpinan yang visioner dan kuat.

Memang diakui blusukan berguna untuk “image enhancement”, pencitraan. Tetapi, ketika negara ini dihadapkan pada isu-isu kebangsaan dan kenegaraan, yaitu tentang “the very existence of Indonesia” (eksistensi Indonesia), ketahuanlah bahwa blusukan dan sejenisnya malahan berperan menyembunyikan kelemahan kepemimpinan.

Inilah hikmah yang ditunjukkan oleh Allah lewat era Jokowi. Dari Pak Jokowi kita belajar tentang perlunya keseriusan dan kehati-hatian dalam memilih pemimpin.

InsyaAllah, tahun depan kita akan membawa pelajaran berharga ini ke bilik suara pilpres. Kita tidak akan mengulangi lagi kekeliruan yang kini menjadi hikmah itu. (*)

*Penulis: Asyari Usman, wartawan senior (kl/swamedium)