Utang Lagi, Pemerintah Pinjam Uang ke Jepang Rp.15,2 TRILIUN

“Melalui bantuan pembangunan pelabuhan baru, kami bertujuan untuk memperkuat fungsi logistik sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui perbaikan iklim investasi,” tuturnya.

Sedangkan, melalui proyek pembangunan riset Universitas Gadjah Mada, pihaknya bertujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan, mendorong riset dan pengembangan produk sehingga dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan industri.

Pada Senin (13/11), Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii dan Direktur Jenderal Asia, Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Indonesia Desra Percaya telah menandatangani Pertukaran Nota mengenai dua proyek tersebut di Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Kerja sama dan bantuan pinjaman tersebut juga diharapkan semakin meningkatkan hubungan diplomatik Indonesia-Jepang yang akan memasuki usia 60 tahun di 2018.

Pinjaman untuk pembangunan pelabuhan Patimban akan dikembalikan dalam waktu 40 tahun termasuk masa tenggang 12 tahun dengan suku bunga 0,1 persen.

Sementara pembangunan fasilitas pendidikan dan riset Universitas Gadjah Mada akan dikembalikan dalam kurun waktu 25 tahun yang sudah termasuk masa tenggang tujuh tahun. (kl/ts)

https://m.eramuslim.com/resensi-buku/resensi-buku-pre-order-eramuslim-digest-edisi-12-bahaya-imperialisme-kuning.htm