free hit counters
 

Kisah Komponis Belanda Aransemen Lagu Indonesia Raya, Soekarno pun Suka

Redaksi – Kamis, 2 Sya'ban 1439 H / 19 April 2018 09:30 WIB

Eramuslim.com – Seorang bujang berusia 32 tahun dari Maastricht, Belanda, merantau ke Indonesia. Dia cukup berani karena situasi Indonesia belum aman, baru tiga tahun merdeka.

Dia bukan perantau sembarangan. Di negerinya, dia dikenal sebagai pemain violin, trombon dan arranger musik yang piawai. Dia pun pernah tampil di orkestra terkenal, Concertgebouw Orchestra.

Jos Cleber nama perantau itu.

Keahlian bermusik mengantarkannya menjadi konduktor tamu Orkes Kosmopolitan di Radio Republik Indonesia studio Jakarta. Sehingga, RRI memiliki tiga kelompok orkes, dua di antaranya Orkes Philharmony pimpinan Yvon Baarspul, juga seorang Belanda, dan Orkes Studio Jakarta yang diketuai Syaiful Bahri.

Cleber pandai bergaul. Dia mudah berinteraksi dengan budaya baru. Sehingga, dia berhasil menggarap aransemen beberapa lagu Indonesia, salah satunya lagu keroncong Di Bawah Sinar Bulan Purnama karya Arimah, nama lain Maladi.

Foto: musicalprom

Pada akhir tahun 1950, Jusuf Ronodipuro, kepala RRI studio Jakarta, meminta Cleber menggubah partitur lagu Indonesia Raya untuk orkes filharmoni.

“Lagu Indonesia Raya yang dipakai saat itu adalah hasil garapan Nobuo Iida, direktur Jakarta Hoso Kyoku pada zaman Jepang,” ujar Victorius Ganap, guru besar Institut Seni Indonesia Yogyakarta, kepada Historia.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

loading...

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus