free hit counters
 

Kisah Laskar Perempuan di Bandung Pemenggal Kepala Tentara Gurkha

Redaksi – Jumat, 12 Juli 2019 05:55 WIB

Eramuslim.com – Para perempuan pemberani bertebaran di front Bandung. Mereka tidak hanya ikut bertempur namun juga terlibat duel melawan musuh satu lawan satu.

*

FOTO usang milik IPPHOS (Indonesian Press Photo Service) itu memang sangat legendaris.  Lima remaja era revolusi di sebuah mobil terbuka nampak tengah bergaya. Salah satu gadis muda berambut kepang yang tengah membawa senjata diidentifikasi sebagai Toeti Amir Kartabrata. Kelak beberapa tahun kemudian dia menjadi Kepala Brigade I LASWI (Lasjkar Wanita Indonesia).

“Dia merupakan kader militer Husein Wangsaatmadja, instruktur militer di TKR Bandung yang kelak menjabat sebagai walikota Bandung (1978-1983), “ tulis Irna H.N. Hadi Soewito dalam Lahirnya Kelasykaran Wanita dan Wirawati Catur Panca.

Toeti dikenal sebagai prajurit perempuan pemberani. Dia bukan hanya bisa bergaya namun juga  kerap berhadapan langsung dengan bahaya. Suatu siang pada Agustus 1946, entah datangnya dari mana tiba-tiba muncul seorang penjual cendol di depan Markas LASWI di Majalaya. Tak lama kemudian, pesawat Inggris muncul dan membombardir tempat tersebut. Toeti yang saat itu sedang tidur-tiduran sontak meloncat dan menerobos kepulan asap untuk mencari jalan keluar. Begitu di luar, dia melihat rekannya Saartje dengan kepala berdarah-darah.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus