free hit counters
 

Sejarah Nanggroe Atjeh Darussalam (18)

Redaksi – Rabu, 30 Ramadhan 1440 H / 5 Juni 2019 07:30 WIB

Saat Yogyakarta dikembalikan kepada republik, pemerintah RI sama sekali tidak punya uang untuk menggerakkan roda pemerintahannya. Dari Aceh, lagi-lagi, rakyatnya menggalang dana yang segera dialirkan ke Yogyakarta. Berbagai sumbangan berupa uang, alat tulis, alat-alat kantor seperti mesin tik dan sebagainya, serta obat-obatan, mengalir dari Aceh ke Yogya.

Bahkan rakyat Aceh kala itu menyumbangkan emas batangan seberat 5 kilogram kepada pemerintah pusat. Yang terakhir ini pun menguap entah kemana. Rakyat Aceh juga sangat prihatin dengan kondisi kesehatan Panglima Besar Jenderal Sudirman yang dikenal sebagai panglima yang sholih dan taat agama, sebab itu dari Aceh dikirimkan 40 botol obat suntik streptomisin guna mengobati penyakit paru-paru beliau.[2]  (Bersambung/Rizki Ridyasmara)



————————————

Artikel ini bekerjasama dengan Eramuslim Digest:Resensi Buku : Jejak Berdarah Yahudi Sepanjang Sejarah , Eramuslim Digest

[1] Sejarah Perjuangan Indonesia Airways.

[2] Surat Panglima Besar Jenderal Sudirman kepada dr. Mahyudin, Kepala Rumah Sakit Umum Kutaraja, tertanggal 22 September 1949.

← Halaman sebelumnya

Halaman 1 2 3 4

Historia Terbaru