Siapa Bilang Walisongo Keturunan Cina?

Naskah Poortman itu tersebut dalam bentuk cetakan, tetapi jumlahnya hanya lima buah saja dengan tanda angka, Naskah yang dimaksudkan terutama hanya bagi:

1. Perdana Mentri Colijn

2. Gubernur Jenderal Hindia Belanda

3. Menteri Jajahan

4. Arsip Negara di Rijswijk di Den Haag, dan

5 Tentunya Residen Poortman Sendiri pasti memiliki satu eksemplar.

Naskah Poortman ini masih terdapat di Nederland, yakni gedung Rikswijk. Poormant sendiri meninggal dunia tahun 1951 di Voorburg. Kiranya eksemplar poortman jatuh ketangan ahli warisnya. Dan Ir. Mangaraja Onggang Parlindungan sebagai putra Sutan Martuaraja, amatlah dikasihi oleh Residen Poortman.

Ketika ia belajar di Sekolah Tinggi Tehnologi di Delf, ia sempat membaca dan mengutip naskah Poortman itu di gedung negara Rijswijk itu. Kutipan itu tersimpan hingga sekarang dirumahnya, Saya (kata Prof Dr. Slamet Mulyana) mendapat kehormatan untuk melihat catatan-catatan yang dibuat oleh Ir. Mangaraja Onggang Parlindungan tersebut terutama mengenai naskah Poortman. Kutipan dari naskah Poortman itu oleh Ir. Mangaraja Onggang Parlindungan dibeberkan dalam bukunya yang berjudul “TUANKU RAO” di lampiran XXXI dari halaman 650 hingga 672.