Agen-agen Mossad Gagal Bunuh Erdogan

Kamis, 24/06/2010 08:48 WIB | Arsip | Cetak

Badan intelijen Mossad Israel telah gagal dalam upaya mereka untuk membunuh Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, kata sebuah surat kabar mingguan Yordania.

Informasi sumber-sumber di Turki mengatakan bahwa plot rencana pembunuhan Mossad telah digagalkan oleh pasukan kemanan negara itu, kutip al-Manar dari sebuah laporan di edisi terbaru surat kabar mingguan Al-Majd .

Ada juga laporan yang menyatakan bahwa Israel telah berusaha untuk menghasut kekerasan di Turki dengan 'meminjam' dukungan dari kelompok separatis Kurdi, Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Sebelumnya pada bulan Juni, Sedat Laciner, kepala Strategis Penelitian Organisasi Internasional - sebuah think tank Turki - mengatakan bahwa agen Mossad dan pensiunan militer Israel telah terlihat memberikan pelatihan kepada militan Kurdistan PKK di Irak.

Laciner mengatakan Tel Aviv tidak memiliki persepsi positif terhadap partai yang berkuasa di Turki Partai Keadilan dan Pembangunan, yang dipimpin oleh Erdogan.

Setelah serangan Israel terhadap armada kebebasan yang menyebabkan sembilan warga negara Turki wafat pada tanggal 31 Mei, Ankara menyusun peta jalan (roadmap) untuk "benar-benar" memutuskan hubungan dengan Israel.

Presiden Turki Abdullah Gul sebelumnya telah mengumumkan bahwa peta jalan yang akan disusun berdasarkan masalah sanksi terhadap Israel.

"Rincian Roadmap ini diproses di mana Turki benar-benar akan memutuskan hubungan dengan Israel dalam beberapa tahap, harian Turki Today Zaman melaporkan pada tanggal 17 Juni lalu.

Menurut peta jalan, langkah pertama adalah duta besar Turki ditarik dari Tel Aviv,dan tidak akan dikirim kembali kecuali Israel mengirim anggota ke komisi PBB untuk penyelidikan yang bertujuan untuk melihat lebih dalam atas serangan Israel terhadap armada kebebasan.

Peta jalan ini juga menyebutkan bahwa semua pelatihan militer dan kerjasama dengan Israel harus dihentikan dan menyatakan bahwa penyelidikan internal ke dalam serangan Israel itu sama sekali tidak diakui oleh Turki. (fq/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang