Al-Azhar : Wajah Perempuan Bukan Aurat

Selasa, 13/10/2009 08:16 WIB | Arsip | Cetak

"Al-Azhar sama sekali tidak melarang penggunaan cadar bagi seorang perempuan dalam kehidupan pribadinya. Namun, Al-Azhar melarang menggunakan hak (busana) tersebut bukan pada tempatnya".

Demikian salah satu butir pernyataan dan klarifikasi yang dikeluarkan oleh Majlis Tinggi Al-Azhar (al-Majlis al-A'la li al-Azhar) terkait kontroversi cadar yang beberapa hari lalu mencuat pasca pernyataan Grand Syaikh Al-Azhar, Muhammad Sayyid Thanthawi, yang menyatakan jika Al-Azhar akan melarang para siswinya memakai cadar.

Ditambahkan oleh "bayan" Dewan Tinggi Al-Azhar itu, sebenarnya pelarangan mengenakan cadar di dalam kelas-kelas dan asrama (yang jelas semua penghuninya adalah perempuan), lebih kepada ajakan mendidik para siswi untuk berpikiran terbuka dan mengenal lebih jauh khazanah fikih Islam.

"Kami khawatir, jika penggunaan cadar ini tidak diatur oleh bayan yang jelas, pemikiran "ekstrim" akan mudah meresap ke akal para siswi yang usianya masih muda," terang bayan tersebut.

Dijelaskannya, pendapat yang menganjurkan, bahkan mewajibkan cadar adalah pendapat yang aqaliyyah (minoritas) dalam blantika khazanah fatwa fikih, sementara pendapat jumhur ulama menegaskan jika cadar tidak wajib, dan wajah perempuan bukanlah aurat.

"Kami khawatir, jika tidak diberi rambu-rambu, masalah cadar ini pada akhirnya akan kabur, dan pendapat aqaliyyah akan menggerus pendapat jumhur."

Dewan Tinggi Al-Azhar juga menerangkan, sistem pendidikan di lembaga Al-Azhar sepenuhnya berdiri di atas prinsip Islami, yang bercorak dan beralirankan moderat, tawassut (tengah-tengah), dan i'tidal, bukan bercorak ekstrim dan fanatisme.

Hal yang patut dicatat dalam permasalahan "cadar ala Al-Azhar" ini, pelarangan tersebut diberlakukan di dalam kelas dan asrama, yang jelas-jelas semua penghuninya adalah sesama perempuan.

"Apakah masuk diakal jika di tempat yang penghuninya sesama perempuan, ada seorang yang tetap mengenakan cadar dan penutup muka?"

Tentu saja, fatwa pelarangan cadar ini tidak berlaku di tempat-tempat umum dan terbuka. Nah, beginilah jadi duduk permasalahannya. Harap jangan disalah pahami lagi ya. (L2/ahr)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang