Balas Dendam Anak Syah Iran Kepada Rezim Mullah-Ahmadinejad?

Anak mendiang Syah terakhir Iran Reza Muhammad Reza Pahlevi (Ridha Muhammad Rihda al-Bahlawi), tampaknya hendak melakukan balas dendam terhdap kaum Mullah yang pada 1979 silam memimpin gerakan revolusi Islam Iran dan menjungkalkan ayahnya, Muhammad Reza Pahlevi, dari singgasana emperornya.
Dari Paris (11/2), Reza menyerukan dunia internasional untuk memberikan dukungan kepada sayap reformis Iran yang juga oposisi pemerintahan Ahmadinejad yang disokong para Mullah.
Seruan Reza tersebut disampaikan ketika Iran memperingati hari Revolusi Islam Iran yang ke-31, yang juga bersamaan dengan kembali memanasnya suhu konflik Iran-Barat akibat kasus nuklir Iran.
Rezim Mullah di Iran, seru Reza, haru segera diakhiri. Masyarakat internasional diharapkan turut serta "mensukseskan" pengakhiran dan penjatuhan rezim tersebut, sebagaimana yang pernah terjadi atas penjatuhan Uni Sovyet dan rezim Apartheid di Afrika Selatan.
Reza juga menyerukan negara-negara dunia untuk menutup kedutaan besarnya di Tehran, Iran, sebagai bentuk protes atas pelanggaran HAM yang dilakukan rezim Ahmadinejad terhadap para demonstran minggu silam.
Sejak terjungkal oleh Revolusi Islam Iran 1979 lalu, keluarga Syah Iran Pahlevi kabur ke luar negeri dan hidup dari satu negeri ke negeri lainnya. Syah Muhammad Reza Pahlevi meregang nyawa dan dikuburkan di di Mesir pada tahun 1980. Anaknya sendiri, Reza (49), menetap di Amerika dan Prancis. (ags/aawsat)
Lainnya (Arsip)
- Ribuan Orang Berdemo Menentang Kartun Nabi di Oslo
Sabtu, 13/02/2010 05:48 WIB - Setelah Swiss, Giliran Jerman Larang Pembangunan Menara Masjid
Sabtu, 13/02/2010 05:30 WIB - Reut Institute: Dunia Makin Membenci Israel
Jumat, 12/02/2010 18:35 WIB - Peralatan Militer AS di Irak Akan di "Hibahkan" untuk Israel
Jumat, 12/02/2010 16:21 WIB - Prajurit Israel Takut Diculik Hamas
Jumat, 12/02/2010 15:50 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




