Aparat Keamanan Maroko Tangkap Seorang Misionaris
.jpg)
Pihak berwenang Maroko pada hari Jumat kemarin (5/2) mengatakan bahwa mereka telah menangkap seorang misionaris Kristen warga asing di provinsi Haouz Omziz, dekat Marrakech. Misionari tersebut "tertangkap basah" melakukan penyebaran agama Kristen.
Kantor berita MAP melaporkan bahwa sumber-sumber resmi mengatakan bahwa Penginjil misionaris itu melakukan aksinya yang ia tujukan kepada sekelompok warga Maroko berjumlah 14 orang, yang terdiri dari perempuan dan anak-anak. Penginjil itu telah menyebarkan ajaran Kristen di Kerajaan Maroko dan berusaha menarik umat Islam untuk pindah ke agama kristen.
Sumber yang sama menambahkan bahwa intervensi dari pihak berwenang datang setelah mereka mendapatkan akses informasi yang sesuai, dimana telah terjadi pertemuan rahasia yang berlangsung secara teratur untuk mengajarkan ajaran-ajaran Kristen yang akan melemahkan aqidah umat Islam dan membahayakan nilai-nilai agama Kerajaan resmi kerajaan Maroko yang mayoritas Islam.
Undang-undang pidana resmi Maroko menyatakan bahwa tindakan "misioaris" dapat dihukum dengan pidana penjara paling lama enam bulan sampai tiga tahun tergantung dari tingkat 'rayuan' misionaris tersebut yang menggunakan sarana untuk mengacaukan iman umat Islam atau merubah umat Islam ke agama lain.
Pihak kerajaan Maroko mengatakan mereka akan mengusir para Penginjil ke luar wilayah nasional Maroko sesuai dengan hukum yang berlaku di Kerajaan.
Menurut statistik terbaru untuk jumlah penganut Kristen di Maroko meningkat hingga 1500 orang Kristen dalam sepuluh tahun terakhir.(fq/alqudsalarabi)
Lainnya (Arsip)
- Dokter Gigi Jerman Usir Pasien Bernama "Jihad"
Sabtu, 06/02/2010 09:43 WIB - Konvoi Palang Merah di Gaza "Diguncang" Bom
Jumat, 05/02/2010 16:54 WIB - Livni Tak Takut Ditangkap Sebagai Penjahat Perang
Jumat, 05/02/2010 15:14 WIB - Belajar Sejarah Dulu, Signore Berlusconi!
Jumat, 05/02/2010 14:59 WIB - Intelejen AS: Teroris Boleh Langsung Dibunuh
Jumat, 05/02/2010 13:15 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




