Dan Bendera AS pun Dibakar di Pakistan

Jumat, 05/02/2010 13:05 WIB | Arsip | Cetak

Ribuan warga Pakistan turun ke jalan memprotes putusan pengadilan New York terhadap Aafia Siddiqui. Mereka meyakini ilmuwan Pakistan itu tidak bersalah dan telah menjadi korban ketidakadilan AS.

Aksi unjuk rasa terjadi di sejumlah kota di Pakistan. Para pengunjuk rasa meneriakan slogan anti-AS dan membakar bendera AS. Keluarga Aafia di Karachi, Pakistan juga mengecam putusan pengadilan New York dan menyebut putusan itu sebagai tamparan bukan hanya bagi Pakistan sebagai sekutu dekat AS, tapi juga bagi semua umat Islam.

"Ini bukan sebuah putusan, tapi tamparan bagi seluruh umat Islam, khusunya bagi negara Pakistan yang selama ini menjadi sekutu dekat AS dalam kampanye AS 'perang melawan teror'. Putusan itu juga memalukan bangsa Amerika karena hukum AS ternyata tidak bisa memberikan keadilan bagi orang yang tak bersalah," tukas Dr Fauzia Siddiqui, saudara perempuan Aafia.

Fauzia menyatakan tidak percaya atas semua tuduhan yang didakwakan pada Aafia. "Ini adalah sebuah paket kebohongan. Semua orang tahu kalau dia (Aafia) diculik oleh intelejen Pakistan atas perintah Jenderal Pervez Musharraf (mantan presiden Pakistan). Dia kemudian diserahkan ke Amerika dan membawanya ke Afghanistan. Di Afghanistan, Aafia ditahan selama berbulan-bulan dan mengalami penyiksaan," papar Fauzia.

Ia juga mengkritik sikap pemerintah Pakistan yang gagal melindungi warga negaranya. Fauzia mendesak pemerintah untuk menghentikan pengiriman suplai kebutuhan pasukan NATO di Afghanistan yang selama ini menggunakan melewati wilayah Pakistan. "Jika pemerintah Pakistan menutup akses bagi pengiriman suplai itu, saudara saya akan bersama kami lagi dalam waktu tiga hari," ujarnya yakin.

Pemerintah Pakistan sudah membentuk komite khusus untuk membebaskan Aafia yang diketuai anggota parlemen Pakistan, Talah Mahmud. Mahmud menyatakan kecewa atas putusan pengadilan New York dan mendesak pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan kerjasama "perang melawan teror" dengan AS.

Tiga bulan yang lalu, Mahmud sempat menjenguk Aafia di New York. Ia melaporkan pada pemerintah Pakistan bahwa Aafia mengalami penyiksaan fisik dan mental di dalam penjara AS.

"Kalau pemerintah benar-benar serius, Aafia seharusnya sudah dibebaskan. Tapi pemerintah sudah kehilangan kesempatan itu," tukas Mahmud. (ln/aljz/iol/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang