Kapal Perang "Serangan 11 September" Mulai Dioperasikan

Keluarga korban serangan 11 September bersama tim penyelamat dan masyarakat New York berkumpul di dekat lokasi runtuhnya menara kembar World Trade Center atau Ground Zero untuk menyaksikan kedatangan kapal perang USS New York.
Bagi mereka, kapal perang baru seberat 7,5 ton itu memang istimewa karena dibuat dari sisa-sisa baja yang diambil dari puing gedung World Center yang runtuh akibat serangan 11 September 2001. Kapal perang itu sengaja dibuat untuk menghormati para korban peristiwa yang dikenal dengan peristiwa Black September.
Kedatangan kapal perang yang berlayar dari Hudson River ke New York disambut 21 kali tembakan salvo."Ini adalah transformasi ... dari sebuah peristiwa yang sangat buruk dan menggetarkan. Saya bangga militer kita memanfaatkan baja-baja (dari reruntuhan) itu," kata Rosaleen Tallon, yang kehilangan saudara lelakinya, seorang petugas pemadam kebakaran saat melakukan upaya penyelamatan di reruntuhan menara kembar.
Departemen Pertahanan AS pada tahun 2002 mengumumkan bahwa mereka memilih nama "New York" untuk kapal perang tersebut, sebagai penghormatan terhadap kota New York dan para korban serangan 11 September. Kapal perang USS New York didisain sebagai kapal perang yang akan digunakan untuk operasi-operasi anti-terorisme dan mampu mengangkut 800 anggota marinir AS dari berbagai tempat. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Liga Arab : AS Gagal Menghentikan Pemukiman Yahudi
Selasa, 03/11/2009 10:35 WIB - AS Memberi Jabatan Gubernur di Enam Provinsi? Taliban Tidak!
Selasa, 03/11/2009 09:23 WIB - Beda Nasib Freddy The Dog dan Luqman Amin Abdullah
Selasa, 03/11/2009 06:28 WIB - Steven Cash dan Operasi Blackwater di Pakistan
Selasa, 03/11/2009 06:14 WIB - Pemilu Putaran 2 Batal, Karzai Kembali Jadi Presiden Afghan
Selasa, 03/11/2009 05:43 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




