Muslim AS Ditahan Karena Menyembelih Domba Untuk Ramadhan

Jumat, 28/08/2009 09:20 WIB | Arsip | Cetak

Beginilah kalau negara standarnya bukan syariat Islam, menyembelih hewan bisa kena tuduhan pelanggaran Hak azazi binatang.  Seperti yang dialami oleh seorang Muslim di Chicago Amerika ini. Namun mereka tidak peduli bahwa negaranya telah banyak menyembelih umat Islam di negara-negara yang mereka invasi.

Seorang muslim di Chicago mengatakan bahwa dirinya tidak bisa didakwa karena telah menyembelih seekor anak domba yang akan ia gunakan untuk persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.

Abdulsalam Al-Alawi (38 tahun), mengatakan setelah membeli empat ekor anak domba dari peternakan Wisconsin akhir pekan lalu, salah satu domba terlihat sekarat, dan hal tersebut memaksa dirinya untuk menyembelih domba sekarat itu sesuai dengan ajaran Islam yang ia yakini, menurut laporan dari surat kabar Chicago Sun-Times hari Kamis kemarin.

Syariat Islam menyatakan bahwa hewan tidak boleh mati sebelum disembelih, dan Alawi menghadapi situasi dimana domba yang ia beli sekarat dan seandainya domba itu mati, dia tidak dapat memakan dagingnya karena telah menjadi bangkai.

"Saya harus menyembelihnya sebelum domba itu mati. Jika mati, daging domba tersebut tidak bisa lagi dimakan. Dan aku harus membuangnya," tegas Alawi sambil menyatakan bahwa dirinya terpaksa membawa domba itu ke tukang daging untuk disembelih secara syariat Islam.

Seorang tetangga Alawi komplain atas tindakannya dan menyebabkan dirinya ditangkap dirumahnya di Chicago pada hari minggu lalu dan sekarang ia menghadapi empat tuntutan atas kepemilikan hewan untuk disembelih.

Alawi diragukan akan mendapatkan kembali tiga anak domba miliknya tersebut dari lembaga Pengawasan dan Kepedulian hewan - untuk ia digunakan selama bulan Ramadhan ini.

"Sekarang seperti saya hanya akan menggunakan ayam segar dari toko daging," katanya kepada Sun-Times.(fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang