Ikhwan Mesir Kumpulkan Tandatangan Untuk Dukung Elbaradei

Ikhwanul Muslimin, kelompok oposisi terbesar Mesir, meluncurkan website untuk membantu calon presiden potensial, Muhammad ElBaradei, dalam rangka mengumpulkan dukungan untuk kampanye perubahan dan reformasi politik.
Dalam website tersebut telah berpartisipasi kelompok-kelompok oposisi lainnya serta telah mendapat dukungan hampir 3000 orang sejak diluncurkan hari Rabu yang lalu, dan hal ini memberi sinyal kepada pemerintah Mesir bahwa kelompok terlarang Ikhwanul Muslimin memiliki kemampuan untuk mengumpulkan sejumlah besar pendukung.
'Issam el-Irian mengatakan yang merupakan anggota Dewan Syuro Ikhwan mengatakan kepada Reuters: "kampanye Ikhwan, adalah sebuah kampanye untuk mengumpulkan tanda tangan untuk mendukung ElBaradei. Elbaradei sendiri telah memulai kampanyenya sejak bulan Maret lalu. Namun adanya kemajuan yang sangat lambat dalam dua bulan terakhir makanya kami memberikan dukungan."
Para pengamat mengatakan tindakan keras tidak dapat mengakibatkan perubahan konstitusional secara langsung, tetapi bisa menarik perhatian internasional dalam sistem politik Mesir. Pemerintah Mesir mengkalim bahwa sistem saat ini yang ada, bebas dan adil.
ElBaradei yang merupakan mantan Direktur Jenderal IAEA Badan Energi Atom Internasional mengatakan bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan pada tahun 2011 jika adanya perubahan konstitusi. Transformasi undang-undang yang ada hampir tidak memberi kesempatan calon independen untuk maju.
ElBaradei (68 tahun) sejak kembali ke Mesir pada bulan Februari lalu, telah melakukan kampanye untuk mengumpulkan tanda tangan dan ia telah berhasil mendapat dukungan sebanyak 72.000 tanda tangan.
Pengumpulan tanda tangan tersebut untuk tujuh tuntutan, dua di antaranya adalah seruan untuk mengamandemen konstitusi agar memungkinkan calon independen maju untuk menjadi calon presiden Mesir dan penghapusan hukum darurat militer. Para kritikus mengatakan bahwa pemerintah menggunakan hukum darurat dan konstitusi yang ada saat ini untuk menekan kelompok-kelompok oposisi.
Ikhwanul bulan lalu mengatakan bahwa mereka akan berusaha mengumpulkan satu juta tanda tangan untuk mendukung El-Baradei.(fq/reu)
Lainnya (Arsip)
- Ketua Parlemen Turki : Keputusan Pengadilan Tinggi Lemahkan Demokrasi
Jumat, 09/07/2010 13:40 WIB - AS Siapkan Dana 3 Milyar Dolar Untuk Antisipasi Bom IED Buatan Taliban
Jumat, 09/07/2010 09:57 WIB - Israel Akan Rubah Kapal Mavi Marmara Jadi Hotel Terapung
Jumat, 09/07/2010 08:44 WIB - Korupsi di Afghanistan Meningkat 2 Kali Lipat
Jumat, 09/07/2010 08:14 WIB - Obama: Israel Tidak Akan Menyerang Iran
Jumat, 09/07/2010 08:08 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




