Ketakutan Israel dari Pimpinan Baru Ikhwanul Muslimin

Sabtu, 16/01/2010 06:30 WIB | Arsip | Cetak

Komunitas peneliti Zionis Israel sangat prihatin dengan terpilihnya Dr.Muhammad Badi menjadi Mursyid 'Am Ikhwanul Muslimin di Mesir, mereka mencatat bahwa pandangan-pandangan garis keras akan semakin meningkat, yang mereka sebut "ekstrimisme" dalam gerakan Ikhwan - yang akan berakibat serius tidak secara langsung ke Tel Aviv.

Mantan duta besar Israel di Kairo - Zvi Mzaiil - yang juga seorang ahli strategis dari pusat studi politik dan publik Yerusalem menyatakan bahwa pemilihan Dr Badi menduduki jabatan tertinggi di dalam organisasi Ikhwanul Muslimin sebagai pengganti Dr.mahdi Akif - akan semakin meningkatkan konflik antara generasi tua yang mewakili garis kaum konservatif di dalam gerakan Ikhwan dan generasi baru yang mewakili kaum reformis yang dipimpin oleh mantan wakil Mursyid 'Am Muhammad Habib.

Mzaiil mengklaim bahwa pemilihan Badi datang untuk menyelesaikan konflik ini dan situasi seperti ini akan tetap berada di dalam tubuh gerakan Ikhwan, paling tidak untuk beberapa tahun ke depan, mengingat gerakan akan tetap pada posisi isu-isu tertentu pada model tindakan melawan rezim yang berkuasa Mesir.

Dia memperingatkan bahaya posisi Ikhwanul Muslimin terkait Israel, karena merupakan sumber inspirasi bagi seluruh cabang-cabang organisasi Ikhwan di seluruh belahan dunia, bahkan di dalam Israel itu sendiri, yang diwakili oleh Gerakan Islam yang dipimpin oleh Sheikh Raed Salah.

Kekalahan kaum reformis

Mzaiil dalam studinya menekankan akan kepatuhan anggota terhadap Ikhwanul Muslimin di Mesir kepada Maktab Irsyad Ikhwanul Muslimin, yang didominasi oleh mantan militan dari "anak-anak" dari gerakan ini.

Ia mengklaim bahwa gerakan reformasi saat ini menerima pukulan yang besar, melalui keluarnya simbol-simbol Maktab Irsyad seperti Muhammad Habib dan Dr Abdel Moneim Abul-Fotouh.

Dalam pantauan Mzaiil tentang biografi Dr Muhammad Badi, ia merinci kehidupan Badi sejak kecil, sejak pertama kali gerakan Ikhwan di dirikan dan bahkan sekarang sebagai pemimpin gerakan Islam terbesar di dunia yang menentang Israel dan hal ini jelas menjadi ancaman nyata bagi Israel.

Ia menyatakan bahwa Badi merupakan tokoh "ekstrimis" di tubuh Ikhwan dan Badi merupakan salah satu murid terkemuka dari Sayyid Quthb - tokoh ideolog Ikhwan terkenal. Dan dalam beberapa studi tentang posisi politik Badi terhadap Zionis, Badi dengan tegas mendukung bagi terbentuknya Khilafah Islamiyah.

Studi Mzaiil menyatakan bahwa Israel mendapat ancaman nyata berasal dari gerakan Ikhwanul Muslimin apalagi dengan terpilihnya Dr.Muhammad Badi sebagai Mursyid 'Am Ikhwan, dan menuduh para pejabat Ikhwan anti-Semit, yang berusaha untuk menghapuskan perjanjian Camp David dan mengusir duta besar Israel dari Kairo.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang