Mesir Janji Buka Perbatasan Rafah Tanpa Batas Waktu

Kamis, 10/06/2010 05:38 WIB | Arsip | Cetak

Setelah tragedi Freedom Flotilla yang menjadi perhatian dunia, Mesir menyatakan akan membuka perbatasannya dengan Jalur Gaza dalam batas waktu yang tidak ditentukan.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, Hossam Zaki, Selasa (8/6). Namun otoritas perbatasan Mesir belum sepenuhnya memberikan keleluasaan pada warga Gaza yang ingin masuk ke wilayah Mesir.

Warga Gaza yang dibolehkan masuk ke Mesir hanya mereka yang sudah mendapatkan izin khusus, termasuk para mahasiswa, orang-orang yang membutuhkan perawatan medis dan warga Gaza yang telah mendapat izin dari aparat keamanan Mesir.

Sejak perbatasan dibuka seminggu yang lalu, ribuan warga Gaza berbondong-bondong melintasi perbatasan Rafah yang berada di kawasan Sinai. Mesir menyatakan perbatasan Rafah akan tetap dibuka sampai ada kebijakan lebih lanjut.

Perbatasan Rafah adalah satu-satunya pintu gerbang Gaza ke dunia luar yang menjadi harapan warga Gaza. Tapi pemerintah Mesir---yang berkawan dekat dengan Israel--menutup perbatasan itu bersamaan dengan blokade yang dilakukan rezim Zionis Israel atas Jalur Gaza. Akibat penutupan perbatasan Rafah krisis kemanusiaan di Gaza makin memburuk. Warga Gaza terpaksa menggali terowongan-terowongan untuk sekedar bisa mendapatkan kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Terowongan-terowongan itu pun, jika ketahuan, akan dihancurkan oleh aparat Mesir.

Semenatara, para pejabat Israel di Yerusalem mengklaim bahwa Mesirlah yang melobi Israel untuk memperketat blokade atas Gaza sebagai cara untuk menekan Hamas agar membebaskan prajurit Israel yang diculik Hamas pada tahun 2006 dan agar Hamas mau menyetujui persyaratan damai yang diajukan oleh otoritas Palestina.

Tapi dalam pernyataannya, Hossam Zaki mengatakan bahwa Mesir adalah negara yang menginginkan agar blokade Israel di Gaza segera diakhiri. "Kami tidak akan membiarkan Israel mengelak dari tanggung jawabnya," tukas Zaki.

Meskipun faktanya, selama menutup perbatasan Rafah, Mesir sama sekali tidak mengizinkan warga Palestina melewati perbatasan, termasuk para mahasiswa Gaza yang sudah mendapatkan surat izin khusus. Setelah dibuka pun Mesir hanya membolehkan bantuan kemanusiaan yang membawa kebutuhan sehari-hari dan tetap melarang bantuan berupa bahan bangunan, sesuai kebijakan Israel. (ln/hrtz)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang