Muslim Denmark Harus Jalani Puasa 18 Jam Sehari

Senin, 30/08/2010 12:37 WIB | Arsip | Cetak

Meskipun tidak ada masjid resmi di Denmark; kaum muslimin di sana berusaha untuk tetap menciptakan suasana Ramadhan, di mana beberapa pusat kebudayaan Islam tradisional dan kapel menyiapkan acara berbuka puasa setiap hari Sabtu alam suasana persaudaraan dan kemurahan hati.

Di Denmark, umat Muslim yang tinggal di sana tidak lebih dari 170 ribu orang, mereka harus mengalami situasi dan kondisi yang berbeda di bandingkan negara-negara Muslim l pada bulan Ramadhan, selama bulan puasa, muslim Denmark harus menahan lapar dan haus sampai lebih dari 18 jam sehari.

Menurut Mohammed Al-Alawi dari Pusat untuk Wakaf Islam di Kopenhagen: "Kami harus melalui jam panjang puasa dalam berpuasa di bulan yang diberkati ini, tapi kami percaya dengan kesulitan ini insya Allah akan terbayar dengan janji Allah," menurut kantor berita Yordania.

Ada perbedaan yang signifikan dalam jumlah jam puasa di Denmark antara musim dingin (berkisar hanya 7 jam) dan musim panas bisa mencapai periode puasa sampai 22 jam.

Meskipun tingginya jumlah jam puasa di musim panas, tetapi bulan suci Ramadhan bagi Muslim Denmark menjadi ajang untuk meningkatkan keimanan dan menjadi sarana pendidikan bagi kekuatan iman dan seruan spiritual untuk mempertahankan identitas yang jelas tentang adanya ancaman Islam, yang keluarga Muslim Denmark harus dipertahankan, khususnya bagi generasi baru, yang lahir di Denmark.

Keluarga muslim di Denmark menjadikan bulan suci Ramadhan dengan memanfaatkan untuk membentuk suasana keimanan sebagai sarana mengimbangi beberapa kelemahan dan kekurangan yang mempengaruhi anggota keluarga, dari lingkungan sekitar mereka dan menjalin persatuan Islam dengan sesama muslim mereka di dunia.

Muslim di Denmark telah berhasil memberikan suasana lain di Ramadhan, meskipun mereka sendiri tinggal di negara non-muslim yang sekuler.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

Satrio Selamat dari Jantung Bocor

Dari semenjak lahir Satrio, 21 bulan, sudah menderita jantung bocor. Tubuhnya semakin membiru, bapaknya terkendala administrasi untuk mengurus Jamkesmas. Melalui bantuan LKC Dompet Dhuafa dan PT PPA…


Wah Sarung Abak Bicara IB
Tentu sudah penasaran kita melihat  Aksi para bocah Sahibul Menar Beraksi yang ikut andil dalam membedah  langsung perbankan syariah. Hanya tinggal menunggu hari rasa penasa...

Wow, iB Hadir di Film Negeri 5 Menara
Film Negeri 5 Menara merupakan karya anak bangsa yang akan mulai tayang di bioskop-bioskop tanah air mulai 1 Maret 2012 mendatang. Film yang diproduksi oleh KG Production ini ...

BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...


Peluang