Pejabat Mesir: Tembok Baja Telah Bisa Dijebol Warga Palestina

Pejabat keamanan Mesir menyatakan bahwa dinding/tembok baja yang dibangun oleh Mesir di perbatasan dengan Jalur Gaza yang dikepung selama empat tahun oleh Israel, "telah gagal."
Pejabat itu mengatakan bahwa warga Palestina bahkan telah mampu membuat ratusan lubang di dinding baja itu - dinding baja dibuat atas prakarsa pemerintah Mesir di sepanjang perbatasan dengan Gaza di Rafah, dalam upaya untuk menghentikan penyelundupan barang dan barang ke Jalur Gaza terkepung, menurut pejabat Mesir tersebut seperti dilaporkan oleh Associated Press.
Surat kabar Amerika New York Times melaporkan, para penyelundup telah memotong dinding baja tersebut, dan menurut laporan hanya butuh waktu lima jam untuk menjebol dinding baja itu.
Kantor berita AP mengutip pernyataan seorang pejabat Mesir - yang minta tidak disebutkan namanya - mengatakan: "Kami memiliki ratusan lubang di dinding, sama dengan jumlah terowongan yang aktif."
Sumber tersebut menganggap bahwa tembok baja yang berjalan panjang sembilan kilometer, yang baru setengah selesai sejauh ini, adalah kegagalan besar, sementara seorang pejabat kedua mengatakan bahwa dinding baja itu telah ditembus di ratusan tempat.
"Para penyelundup sekarang berfokus pada penyediaan barang yang masih dilarang dari Israel, yang meliputi semen, besi dan bahan bangunan lainnya," lapor New York Times.(fq/islamtoday)
Lainnya (Arsip)
- Takut PLTA Kembali Diserang, Rusia Terapkan Keamanan Ketat di Kaukasus
Jumat, 23/07/2010 17:44 WIB - Inggris Akui Gunakan Senjata Kimia di Irak
Jumat, 23/07/2010 15:29 WIB - Kuwait Cemas, Penduduk Asli Telah Menjadi Kelompok Minoritas
Jumat, 23/07/2010 15:29 WIB - Israel Sebarkan Kapal Perang Mereka Untuk Cegat Kapal Bantuan Gaza
Jumat, 23/07/2010 13:51 WIB - Turki Berhasil Ciptakan Pesawat Pengintai Tanpa Perlu Bantuan Israel
Jumat, 23/07/2010 12:59 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




