Ribuan Orang Mendesak Sekjen PBB Menyelamatkan Kashmir

Para pemimpin masyarakat Kashmir telah mendesak PBB untuk menyelesaikan sengketa internasional berkaitan dengan Kashmir yang sampai sekarang masih dalam tekanan pemerintah India.
Pemimpin senior Kashmir , Syed Ali Gilani telah memohon kepada Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon untuk secara aktif memainkan peranannya dalam menyelesaikan sengketa Kashmir melalui cara damai sesuai dengan aspirasi masyarakat Kashmir, seperti dilaporkan Kashmir Media Service .
Syed Ali Gilani, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Srinagar mengatakan masalah Kashmir telah diakui secara internasional sebagai sengketa yang sesuai dengan resolusi PBB dan ditambahkan olehnya gerakan untuk kemerdekaan rakyat Kashmir akan terus berlanjut.
Di lain sisi, juru bicara APHC (All Parties Hurriyat Conference) dalam pernyataan terpisah mendesak masyarakat internasional untuk memberikan tekanannya terhadap aksi terorisme India kepada rakyat Kashmir.
Sementara itu, ribuan orang menghadiri pemakaman Fayaz Ahmed Mir, yang merupakan korban penembakan tentara india di kawasan Lolab. Masyarakat di kawasan tersebut memprotes penembakan itu, kejadian tersebut meningkatkan sentimen anti India dan pro-kemerdekaan. (fq/wb)
Lainnya (Arsip)
- Norwegia: Polwan Muslim Boleh Berjilbab
Kamis, 05/02/2009 12:56 WIB - Paus Benediktus, Bertekuklutut Oleh Tekanan Yahudi
Kamis, 05/02/2009 12:32 WIB - Martin Schultz: Uni Eropa Harus Berdialog dengan Hamas
Kamis, 05/02/2009 11:49 WIB - Dr.Abu Shaar : Turki dan Negara Arab Membangun Masjid Gaza
Kamis, 05/02/2009 10:50 WIB - Afrika Selatan : Pekerja Pelabuhan Menolak Barang Israel
Kamis, 05/02/2009 09:56 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




