Sekolah Non-Muslim Pertama Bersertifikasi Halal

Kamis, 11/03/2010 12:30 WIB | Arsip | Cetak

Daisyfield Primary School di Blackburn, Inggris menjadi sekolah non-Muslim pertama yang dengan ketat hanya memberikan makanan halal pada siswanya. Dan sekolah itu menjadi sekolah non-Muslim pertama yang mendapatkan sertifikat akreditasi makanan halal dari lembaga pemantau kehalalan makanan di Inggris, Halal Monitoring Committee.

Sebenarnya banyak sekolah-sekolah dasar di Inggris Raya yang juga memberikan makanan pada siswanya, terutama jenis makanan daging. Mereka hanya memberikan daging halal, tapi sekolah-sekolah itu hanya mendapatkan sertifikasi atas kehalalan makanan yang diberikannya pada para siswa dari Halal Food Authority.

Bedanya dengan lembaga Halal Monitoring Committee, lembaga ini lebih ketat dalam melakukan pemeriksaan makanan halal, meliputi mulai saat makanan disiapkan, proses pengemasannya sampai pendistribusiannya,

Kepala Sekolah Daisyfield Primary School, Peter Fenton yang menerima langsung penyerahan sertifikat halal dari dewan penasehat lokal, Salim Mulla. "Saya senang manajemen dapur yang kami kelola sendiri sudah diakui karena telah memenuhi standar halal dari Halal Monitoring Committee dari sisi pembelian, penyimpanan dan proses menyiapkan makanan," kata Fenton.

Sementara, Perwakilan Halal Monitoring Commitee untuk wilayah Blackburn, Maulana Hanif mengungkapkan rasa terima kasihnya pada pihak sekolah Daisyfield karena telah melakukan langkah-langkah yang penting dalam menyediakan produk makanan halal pada para siswanya. Apalagi, meski sekolah non-Muslim, hampir 95 persen siswa sekolah itu adalah Muslim.

"Kami berharap semua sekolah meniru Daisyfield, hanya memberikan produk makanan halal pada siswa-siswi Muslim karena itu menjadi bagian penting dari agama kami," ujar Hanif. (ln/Express/isc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang