Shalat Dianggap Perilaku Mencurigakan Oleh Polisi AS, 7 Muslim Harus Ditahan

Minggu, 07/03/2010 12:58 WIB | Arsip | Cetak

Divisi kepolisian kota Vegas Amerika menahan tujuh orang muslim yang melakukan shalat di tempat parkir. Penahanan ini dilakukan karena menurut pihak polisi, tindakan ketujuh orang yang melakukan shalat tersebut dianggap "berperilaku mencurigakan"; yang akhirnya memicu protes umat Islam di Amerika atas sikap kepolisian yang berperilaku tidak bertanggung jawab ini.

Tujuh orang Muslim itu ditahan oleh pihak Henderson County Sheriff dari Kota Las Vegas, pada tanggal 20 Desember tahun lalu, tujuh orang Muslim tersebut melaksanakan shalat di sebuah parkiran mobil milik sebuah pusat perdagangan, setelah mereka selesai membeli beberapa perlengkapan kebutuhan sehari-hari. Dan lembaga yang biasa mengadvokasi umat Islam di Amerika yang bisa dikenal dengan sebutan CAIR (Council on American-Islamic Relations), telah menyampaikan gugatan mereka atas insiden itu.

Menurut situs diterbitkan CAIR pada hari Sabtu kemarin (6/3), menjelaskan bahwa dua mobil polisi kota Las Vegas menahan tujuh orang Muslim yang berasal dari Timur Tengah dan Asia - yang melaksanakan shalat di tempat parkir, mereka ditahan selama empat puluh menit, dan diinterogasi tentang tindakan apa yang telah mereka lakukan, sebelum akhirnya dibebaskan.

Council on American-Islamic Relations (CAIR) menyampaikan kecaman mereka terhadap kantor polisi terhadap latar belakang dari penahanan tujuh orang Muslim tersebut.

Seorang juru bicara CAIR bernama Munira pada hari Sabtu kemarin (6/3) mengatakan: "CAIR telah membuat pengaduan kepada kepolisian Henderson County terutama atas pertanggung jawaban mereka yang telah menangkap tujuh orang Muslim."

Munira mengutuk tindakan yang dilakukan polisi tersebut dan mengatakan: "Saya tidak mengerti mengapa polisi mencurigai kaum Muslimin yang sedang shalat."

Pihak kepolisian sendiri membenarkan bahwa mereka menahan tujuh orang muslim dengan alasan, mereka "menemukan perilaku yang mencurigakan," dari ketujuh orang tersebut; merujuk pada apa yang dilakukan tujuh muslim itu yang melakukan shalat.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang