Swiss: Silahkan Idul Adha Tapi Tanpa Pemotongan Hewan Kurban

Jumat, 27/11/2009 09:43 WIB Cetak |  Kirim

Meskipun kampanye untuk melarang pembangunan menara masjid dan undang-undang melarang pemotongan Udhiyah (hewan kurban), Umat Islam di Swiss masih dapat menikmati dan melaksanakan perayaan Idul Adha, salah satu dari dua hari raya besar Islam.

"Hari raya Idul Adha adalah waktu untuk bergembira dan menjalin persaudaraan," Hisyam Maizar, presiden Federasi Organisasi Islam di Swiss, mengatakan kepada IslamOnline.net.

"Kami tidak akan berputus asa oleh kampanye kebencian yang dilancarkan kelompok sayap kanan."

Sama dengan sebagian besar umat Islam di dunia yang merayakan Idul Adha pada hari Jumat ini (27/11) begitu juga dengan masyarakat Islam Swiss.

Pada hari ketiga Idul Adha nanti warga Swiss akan memberikan suara pada referendum yang dipelopori oleh kelompok sayap kanan - Partai Rakyat Swiss (SVP) untuk melarang pembangunan menara di negara Eropa tersebut.

Klaim dari SVP bahwa menara adalah simbol syariah islam dan dengan demikian tidak sesuai dengan sistem hukum Swiss.

"Kami gembira Idul adha tidak dilarang oleh kelompok sayap kanan," tambah Maizar.

"Kami yakin bahwa Swiss akan memilih menolak usulan larangan menara."

Pelarangan menara ini ditentang oleh pemerintah, parlemen dan semua partai politik besar di negara Eropa.

Uskup Katolik Roma dan rabi Yahudi juga mendesak para pemilih untuk menolak larangan menara.

Amnesty International mengatakan pada hari Rabu 925/11) bahwa larangan seperti itu akan menjadi pelanggaran terhadap kebebasan beragama dan pelanggaran hak-hak kesetaraan.

Islam adalah agama kedua di Swiss setelah Kristen, yang merupakan rumah bagi 400.000 umat Islam.

Tidak untuk Udhiyah

Aura Idul Adha juga ada di daerah-daerah berpenduduk muslim di seluruh negara Eropa.

Toko-toko di sepanjang lingkungan La Paix di Jenewa menjual segala jenis masakan tradisional Arab, Turki dan Balkan.

"Mereka ingin merusak Idul Adha kami dengan kampanye rasis, tapi kami tidak akan membiarkan mereka, "kata Mustafa Kamal, pemilik toko makanan yang halal.

"Kami yakin Swiss tidak akan ambil bagian dalam lelucon ini."

Namun keceriaan Idul Adha dibayangi oleh ketidakmampuan umat Islam di negara itu untuk melakukan pemotongan hewan kurban.

"Kami hanya menyumbangkan uang dan membayar tunai harga Udhiyah untuk masyarakat miskin dan lembaga amal di dunia Muslim," kata Maizar, pemimpin komunitas Muslim.

Di bawah hukum Swiss penyembelihan hewan tanpa pemberitahuan merupakan tindakan terlarang.

Umat Islam Swiss karena adanya larangan seperti itu akhirnya memilih menyumbangkan uang atau mengimpor Udhiyah yang telah disembelih dari negara tetangga mereka - Perancis.(fq/iol)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG