Takut Diculik, Israel Larang Warganya ke Negara-Negara Afrika
.jpg)
Menurut sumber-sumber media, pihak keamanan Israel pada hari ini (24/12) mengeluarkan peringatan bagi warga negara Israel agar tidak melakukan perjalanan ke sejumlah negara-negara Afrika untuk mengantisipasi adanya rencana pembunuhan atau penculikan.
Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth pada websitenya melaporkan bahwa pemerintah Israel telah memperingatkan orang-orang Yahudi Israel untuk tidak melakukan perjalanan ke Ivory Coast, Nigeria dan Mauritania, karena takut akan adanya ancaman pembunuhan maupun penculikan yang dilakukan oleh elemen-elemen Al-Qaidah di wilayah Maghrib.
Keamanan Israel menyebutkan dalam sebuah pernyataan tentang adanya kegiatan di basis basis Afrika Utara selama dua tahun terakhir, terkait adanya elemen-elemen yang melakukan penculikan terhadap warga negara Barat dan wisatawan.
Yedioth Ahronoth juga mengungkapkan informasi yang didapat dari intelijen Israel bahwa ada usaha untuk melaksanakan penculikan warga Israel di negara-negara Afrika tersebut.
Hizbullah dan Turki
Sebelumnya, surat kabar berbahasa ibrani Haaretz melaporkan bahwa Israel telah mengagalkan serangkaian serangan yang direncanakan oleh Hizbullah Libanon terhadap sasaran Israel di Turki dua bulan lalu, sehingga telah menciptakan situasi ketegangan antara israel dan Libanon di sepanjang perbatasan di antara mereka.
Menurut surat kabar Ibrani tersebut mengutip dari media, Turki, sekitar enam serangan direncanakan oleh Hizbullah untuk menyerang Israel di luar negeri telah digagalkan, sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin senior Hizbullah Imad Mughniyeh di Damaskus pada Februari 2008.
Menurut surat kabar itu juga, serangan Hizbullah yang direncanakan, seperti yang dinyatakan dalam media Turki, sangat ambisius, dan terorganisir dengan bantuan Suriah dan intelijen Iran yang direncanakan untuk menyerang satu set tujuan untuk Israel pada waktu yang sama.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Bush Memang Telah Berencana Diskreditkan Umat Islam
Kamis, 24/12/2009 14:35 WIB - Palestina Akan Bawa Kasus Pencurian Organ Tubuh ke Pengadilan Internasional
Kamis, 24/12/2009 14:14 WIB - Gerakan "BDS" Kampanye Boikot Produk Israel di AS
Kamis, 24/12/2009 14:13 WIB - Keluarga Usamah bin Laden Ternyata Tinggal di Iran
Kamis, 24/12/2009 08:20 WIB - Kampanye Islam di "Times Square" kota New York
Kamis, 24/12/2009 08:00 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




