Takut Diculik, Israel Larang Warganya ke Negara-Negara Afrika

Kamis, 24/12/2009 15:54 WIB | Arsip | Cetak

Menurut sumber-sumber media, pihak keamanan Israel pada hari ini (24/12) mengeluarkan peringatan bagi warga negara Israel agar tidak melakukan perjalanan ke sejumlah negara-negara Afrika untuk mengantisipasi adanya rencana pembunuhan atau penculikan.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth pada websitenya melaporkan bahwa pemerintah Israel telah memperingatkan orang-orang Yahudi Israel untuk tidak melakukan perjalanan ke Ivory Coast, Nigeria dan Mauritania, karena takut akan adanya ancaman pembunuhan maupun penculikan yang dilakukan oleh elemen-elemen Al-Qaidah di wilayah Maghrib.

Keamanan Israel menyebutkan dalam sebuah pernyataan tentang adanya kegiatan di basis basis Afrika Utara selama dua tahun terakhir, terkait adanya elemen-elemen yang melakukan penculikan terhadap warga negara Barat dan wisatawan.

Yedioth Ahronoth juga mengungkapkan informasi yang didapat dari intelijen Israel bahwa ada usaha untuk melaksanakan penculikan warga Israel di negara-negara Afrika tersebut.

Hizbullah dan Turki

Sebelumnya, surat kabar berbahasa ibrani Haaretz melaporkan bahwa Israel telah mengagalkan serangkaian serangan yang direncanakan oleh Hizbullah Libanon terhadap sasaran Israel di Turki dua bulan lalu, sehingga telah menciptakan situasi ketegangan antara israel dan Libanon di sepanjang perbatasan di antara mereka.

Menurut surat kabar Ibrani tersebut mengutip dari media, Turki, sekitar enam serangan direncanakan oleh Hizbullah untuk menyerang Israel di luar negeri telah digagalkan, sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin senior Hizbullah Imad Mughniyeh di Damaskus pada Februari 2008.

Menurut surat kabar itu juga, serangan Hizbullah yang direncanakan, seperti yang dinyatakan dalam media Turki, sangat ambisius, dan terorganisir dengan bantuan Suriah dan intelijen Iran yang direncanakan untuk menyerang satu set tujuan untuk Israel pada waktu yang sama.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang