Tolak di 'Scan' di Bandara, Seorang Muslimah Dilarang Naik Pesawat
Scanner tubuh yang sekarang di pasang di bandara-bandara AS dan Eropa mulai menghasilkan korban. Seorang juru bicara bandar udara Manchester pada hari Rabu kemarin (3/3) menyatakan bahwa salah seorang perempuan muslim yang akan menaiki pesawat Pakistan International Airlines yang akan terbang ke Pakistan, terpaksa harus dilarang untuk ikut dalam penerbangan tersebut, setelah ia menolak melewati scanner tubuh yang ada di bandara.
Muslimah tersebut telah diperingatkan oleh aparat keamanan bandara, apabila dia tidak mau melewati scanner tubuh maka tiket penerbangannya akan hangus dengan kata lain dirinya tidak bisa melanjutkan penerbangannya ke Pakistan.
Dan teman perempuan muslimah tersebut juga meninggalkan bandara, setelah dia mengatakan bahwa dirinya juga tidak mau melewati mesin scanner karena alasan medis, karena dirinya khawatir terkena infeksi.
Juru bicara bandar udara Manchester mengatakan: "Dua orang penumpang perempuan yang telah membeli tiket untuk terbang dari terminal 2 menolak untuk melewati mesin scanner tubuh dengan alasan keagamaan dan medis."
"Sesuai dengan petunjuk dari pemerintah terkait scanner ini, maka mereka kami tidak izinkan untuk menaiki pesawat terbang."
Aparat keamanan bandara menggunakan mesin sinar-X untuk memeriksa setiap senjata atau bahan peledak yang tersembunyi di barang maupun tubuh penumpang pesawat, namun tindakan ini telah mengundang kritik karena hasil scanner di monitor bisa memperlihatkan bagian-bagian 'sensitif' dari para penumpang. Aktivis kebebasan sipil telah mengecam scanner tersebut sebagai sebuah serangan terhadap kebebasan pribadi.
Pemerintah Inggris pada bulan lalu, mulai menerapkan prosedur pemeriksaan ketat terhadap para penumpang dengan harus melewati mesin sinar X seharga 80.000 poundsterling di bandara Heathrow dan Manchester. Lebih dari 15.000 orang telah melewati pemeriksaan pada mesin scanner tubuh di terminal 2 Bandara Manchester.
Sebelumnya dewan fiqh Amerika Utara telah mengeluarkan fatwa yang mengharamkan umat Islam melewati mesin scanner tubuh, karena seluruh aurat umat Islam baik pria maupun wanita akan terlihat di monitor dari alat itu, dan mereka menganggap hal tersebut sebagai tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam. (fq/imo/alqudsalarabi/tlgrp)
Lainnya (Arsip)
- Intelektual Yahudi Serukan Rakyat AS Lawan Israel
Kamis, 04/03/2010 11:09 WIB - Liga Arab : Ini Kesempatan Terakhir
Kamis, 04/03/2010 09:36 WIB - Peristiwa Langka, Imam Muslim Pimpin Doa di Kongres AS
Kamis, 04/03/2010 08:57 WIB - Ulah Bodoh Prajurit Israel, Posting Rincian Serangan Militer Israel di Facebook
Kamis, 04/03/2010 08:47 WIB - Sekolah-sekolah Agama di Yaman Dalam Sorotan
Kamis, 04/03/2010 08:47 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




