Empat Ulama Sunni Pakistan Tewas di Tembak

Empat dari ulama Sunni termasuk ulama terkemuka Sunni Pakistan, Syaikh Mufti Said Ahmad jallalaburi dan anaknya Huzhaifah, tewas dalam sebuah penyergapan yang dilakukan oleh tiga orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor di kota Karachi, Pakistan.
Wasim Ahmad, kepala polisi Karachi mengatakan: "Para penyerang melepaskan tembakan ke arah mobil yang lewat tanpa pandang bulu, dan Syaikh Said tertembak ketika ia akan kembali ke rumah setelah menyampaikan khotbah Jumat di sebuah masjid."
Dia menambahkan bahwa kedua rekan Syaikh Said yang juga ulama berada di dalam mobil ikut tewas dan seorang pria lain terluka.
Namun sumber-sumber lain menegaskan bahwa korban keempat korban adalah putra Syaikh Mufti Said, Huzhayfah Jallalaburi.
Kanal televisi Pakistan "Geo", mengutip dari sumber keamanan Pakistan melaporkan bahwa serangan tersebut terjadi di jalan Abdul Hassan Isfani di kota Karachi.
Sumber melaporkan bahwa hasil identifikasi kepolisian, empat orang yang tewas adalah Syaikh Mufti Said dan anaknya Huzhaifah, Qamar Zaman serta mufti Atiq Rahman.
Dua orang lain yang terluka akibat serangan itu telah dipindahkan ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis.
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, namun kepala polisi Karach menegaskan bahwa serangan itu merupakan serangan disengaja, dan besar kemungkinan merupakan serangan sektarian.
Syaikh Mufti Said Jallalaburi merupakan ulama sunni terkemuka Pakistan, ia merupakan ulama yang sangat gigih memperjuangkan sunnah Nabi dan menegakkan ajaran-ajaran Islam, ia juga termasuk ulama yang keras terhadap penyimpangan Syi'ah.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Aktivis Ikhwan Ditangkap Aparat Keamanan Setelah Shalat Jumat
Sabtu, 13/03/2010 05:46 WIB - Chomsky: AS dan Israel Pihak Yang Salah Terkait Nuklir Iran
Jumat, 12/03/2010 17:14 WIB - Media Swedia Ramai-Ramai Terbitkan Kartun Yang Menghina Rasulullah
Jumat, 12/03/2010 17:14 WIB - Eropa Yang Bias Terhadap Islam
Jumat, 12/03/2010 17:09 WIB - Waterboarding? Kami Bangga Kok Menyiksa Teroris!
Jumat, 12/03/2010 17:07 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




