free hit counters
 

2012; Saatnya Presiden Gay Di Amerika?

Saad Saefullah – Selasa, 27 Muharram 1432 H / 4 Januari 2011 13:15 WIB


Suatu kali Jimmy Carter, mantan presiden Amerika ditanya tentang kemungkinan Amerika memilih seorang presiden gay. Carter menukas, "Saya tidak tahu tentang pemilu berikutnya, tapi saya pikir dalam waktu dekat ini." Carter berpendapat bahwa karena negara itu telah memilih seorang presiden Afrika-Amerika dua tahun yang lalu, maka presiden perempuan, dan presiden gay adalah terbuka.

Maka, perkenalkanlah Fred Karger, seorang konsultan politik yang berbasis di California dan aktivis yang menyebut Ronald Reagan, George W Bush dan Gerald Ford sebagai klien-kliennya. Sekarang untuk pertama kalinya, Karger adalah kandidat. "Aku tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan sebelumnya," katanya kepada The Daily Caller. "Tidak untuk dewan mahasiswa atau apapun."

April lalu ia mengumumkan rencana untuk menjadi seorang presiden sebuah komite eksplorasi, dan dalam beberapa bulan terakhir, dia bepergian tanpa lelah ke seluruh negeri, dengan tetap tinggal di Iowa dan New Hampshire.

Lahir dan dibesarkan di pinggiran kota Chicago, Illinois, minat Karger dalam politik dimulai pada umur 14 tahun ketika ia menawarkan diri untuk bekerja sukarela pada kampanye di seluruh negara bagian.

Saat itulah ia berkembang. Tapi setelah tahu Karger ternyata seorang gay, datanglah masa sulit dalam politik Karger. Ia sempat singgah di Hollywood sebagai aktor seliwat pada pertengahan 1970-an.

Karger sekarang ini tengah memperjuangkan California’s Prop 8 yang melegalkan perkawinan gay. Dia memimpin tuduhan terhadap keterlibatan Gereja Mormon, mengungkapkan sejauh mana gereja itu secara finansial mendukung kampanye Prop 8. Akibatnya, gereja itu harus membayar denda $ 5.000.

Jelang pemilihan presiden 2012, Karger melakukan segalanya untuk menjadi kandidat. Hanya ada dua masalah, salah satunya direfleksikan melalui slogan kampanyenya "Fred Siapa?" Satunya lagi justru isu yang paling dihindari kaum Republikan, dimana ia didukung.

Selain platform hak gay-nya, Karger berharap itu akan membuatnya berbeda dari kandidat lainnya di 2012. Ketika sebagian besar Partai Republik mencela pemerintah, pajak besar dan menempatkan dirinya di tengah-tengahnya, mendukung legalisasi ganja untuk keperluan medis dan membuat peraturan kepemiilikan senjata umum. Ia menyebut dirinya sebagai "Republik Independen."



"Saya seorang individu independen," kata Karger. "Saya mendukung Partai Republik dan Demokrat. Posisi saya lebih independen daripada partai, tapi saya ingin mengirim pesan kepada pemilih di New Hampshire dan Iowa yang independen, bahwa kita ini semua sama."

Sepertinya sudah jelas bahwa karger akan mengikuti jejak Reagan, tetapi juga ia tahu bahwa ia mendapatkan dukungan Partai Republik dan Independen.

Jadi, kapan kiranya ia akan secara resmi mengumumkan kandidat pencalonan presidennya? Karger tidak akan memberikan tanggal pastinya, tetapi jika dia berencana berpartisipasi dalam salah satu debat presiden, maka waktunya akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Debat pertama dijadwalkan awal Mei di Perpustakaan Reagan.

Rakyat Amerika mungkin siap atau mungkin tidak siap untuk seorang presiden gay, tetapi mereka mungkin tidak memiliki pilihan ketika seorang calon gay menawarkan diri. Kehadiran Karger di arena Republik pada 2012 berarti masalah hak gay tidak akan pergi kemana-mana dalam waktu dekat. (sa/yahoonews)

Analisa Terbaru

blog comments powered by Disqus