Al-Quds Foundation Gelar Aksi Peringatan 40 Tahun Penjajahan Al-Quds

Al-Quds Foundation menggelar aksi penyebaran informasi secara besar-besaran seiring memasuki tahun ke-40 pendudukan Israel atas wilayah Timur Al-Quds. Agenda tersebut mereka namakan “Al-Quds, 40 Tahun Terbelenggu: Nyalakanlah Api Keteguhannya”.

Aksi ini akan mulai dilakukan hari ini (7/6) dengan tujuan menguatkan ingatan kaum Muslimin atas perjalanan 40 tahun Al-Quds dan masjid Al-Aqsha dalam penjajahan Zionis Israel. Selain itu, Al-Quds Foundation menghendaki acara itu untuk menjelaskan bagaimana serangan yang dialami Masjid Al-Aqsha dan juga warga sipil Palestina.

Sebagaimana keterangan yang diterima Palestine Information Center, Al-Quds Foundation menyampaikan dalam salah satu pernyataannya, “Penjajah Zionis Israel telah menodai wajah Al-Quds sejak 40 tahun dan melakukan Yahudisasi di sana, mereka mengusir penduduknya, melepaskannya dari simbol Arab dan Islamnya, dan secara rahasia atau terang terangan melakukan penggalian untuk bisa menguasai Al-Quds atau membaginya menjadi dua.

Kini, tembok sekeliling Masjid Al-Aqsha terancam runtuh. Tapi para penduduk Al-Quds tetap teguh meski mereka mengalami pemboikotan dan pengisolasian. Para pemelihara dan penjaga Al-Aqsha tetap melakukan perlindungan Al-Aqsha dengan dada telanjang menghadapi semua serangan yang mungkin mereka terima. ”

Selain itu, disebutkan pula sasaran yang dikehendaki dalam program ini adalah “membuka ufuk pengaruh yang lebih luas di hadapan publik hingga melahirkan ide-ide untuk membantu pembebasan Al-Quds.”

Dalam kaitan ini, Sekjen Al-Quds Foundation Dr. Yusuf Al-Qaradhawi mengatakan bahwa aksi ini diupayakan untuk bisa menghentikan pendudukan atas Al-Quds selama 40 tahun. “Khususnya, aksi Yahudisasi Al-Quds yang saat ini dilakukan dengan sangat teratur, terorganisir, terus menerus sampai saat ini, untuk mewujudkan Quds Yahudi yang terlepas dari wilayah Arab dan Islam, ” ujar Al-Qaradhawi. Ia menambahkan bahwa aksi ini juga untuk menyalakan lampu peringatan bagi semua serangan terhadap Masjid Al-Aqsha dan semua tempat suci Masehi, berikut tembok, jembatan dan perumahannya.

Menurut Qaradhawi dibutuhkan gerakan masyarakat secara massif untuk menolong Al-Quds dan Al-Aqsha. Aksi ini akan dilakukan melalui satelit, internet, selebaran, surat kabar, sms dan berbagai sarana komunikasi lainnya. DR. Akram Al-Adluni mengatakan bahwa aksi ini akan juga didukung oleh berbagai sayap Al-Quds Foundation yang tersebar di berbagai negara. (na-str/pic)