free hit counters
 

Presiden Sudan Pensiun dari Jabatan Panglima Tertinggi Militer

Al Furqan – Rabu, 26 Muharram 1431 H / 13 Januari 2010 09:08 WIB

Media resmi pemerintah Sudan pada hari Senin lalu (11/1) mengatakan bahwa Presiden Sudan – Omar Hassan Al-Basyir secara resmi "pensiun" dari jabatan panglima angkatan bersenjata tertinggi Sudan yang selama ini disandangnya.

Kantor berita Sudan menyatakan bahwa Presiden Omar Basyir pada hari Senin yang lalu telah mengeluarkan sebuah dekrit yang mempensiunkan dirinya sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata.

Dalam laporan terkait keputusan tersebut, tidak disebutkan siapa pengganti yang akan menduduki posisi panglima tertinggi angkatan bersenjata Sudan, sedangkan Hassan al-Turabi tokoh oposisi Sudan mengatakan:"Dia (Basyir) telah mendelegasikan banyak fungsi kantor itu kepada Menteri Pertahanan," sambil menambahkan bahwa banyak pendukung setia dan loyalisnya terlalu buruk kinerjanya, sehingga kalaupun Basyir menunjuk salah satu dari mereka menjadi panglima angkatan bersenjata – maka hal tersebut tidak akan banyak merubah situasi.

Pemilihan presiden

Analis mengatakan bahwa Basyir sedang mencoba untuk menjauhkan diri dari masa lalu militernya sebelum dia dicalonkan kembali oleh Partai Kongres Nasional yang berkuasa untuk pemilu mendatang.

Reuters mengutip sumber yang mengatakan resolusi dari kepresidenan dapat dibaca dalam konteks pencalonannya yang diharapkan maju dalam pemilihan presiden."



Sedangkan sumber lain menyatakan bahwa mundurnya Basyir dari jabatan panglima tertinggi lebih karena persoalan pemilu, bukan yang lain."

Namun, Wakil Ketua Komisi Pemilu Sudan mengatakan bahwa dalam tidak ada undang-undang pemilihan presiden yang mensyaratkan Basyir harus mengundurkan diri dari pos militernya sebagai panglima tertinggi.

Pemilu Sudan akan berlangsung pada bulan April mendatang, dengan pemilihan untuk parlemen dan gubernur negara bagian – bersamaan dengan waktu pemilihan presiden.

Tokoh opisisi Sudan – Hassan Turabi mengumumkan bahwa partainya memutuskan untuk mencalonkan Abdullah Deng Nhial untuk maju dalam pemilihan presiden mendatang.(fq/imo)

Dunia Islam Terbaru

blog comments powered by Disqus