Rabu Malam, Jamaah Banjiri Masjid Haram dan Nabawi

Jutaan umat Islam memadati Masjid Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, Rabu (18/10), menjelang malam Lailatul Qadr. Mereka sholat berjamaah dan memanjatkan doa agar mendapatkan berkah malam yang lebih baik dari seribu bulan itu. Para imam masjid memohon pada Allah swt agar senantiasa memperkuat persatuan umat Islam dan memperbaiki kondisi umat Islam di seluruh dunia.

Masjid Haram di Makkah yang bisa menampung hampir satu juta jamaah dipenuhi para jamaah, bahkan sampai meluber ke jalan-jalan agar bisa mengikuti sholat tarawih dan sholat qiyamullail.

Selama 10 hari menjelang akhir bulan Ramadhan, Masjid Haram dipenuhi pengunjung yang ingin melaksanakan i’tikaf seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad Saw. Belum lagi para tamu Allah Swt yang datang untuk melaksanakan Umrah.

Abdul Wahid Koya, asal India yang kini menjadi warga negara Inggris mengungkapkan, selama hidupnya ia belum pernah menyaksikan kepadatan manusia seperti yang ia saksikan di Masjid Haram.

"Anda tidak bisa melihat tempat kosong meski cuma satu inci di sekitar masjid Haram," katanya menggambarkan padatnya jamaah di masjid suci itu.

Atiyat Mahmud asal Mesir mengungkapkan, ia datang ke masjid sebelum sore untuk melaksanakan umrah dan ikut sholat berjamaah. "Saya beruntung dapat tempat di dalam masjid dan saya tidak mau keluar untuk membeli makanan, takut tidak dapat tempat lagi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi situasi karena padatnya jamaah, pihak keamanan Arab Saudi mengerahkan sekitar 15 ribu aparatnya di Makkah dan Madinah. Mayor Jenderal Yusuf Matar, komandan pasukan keamanan di Masjid Haram, Makkah mengatakan, semua pintu masjid akan dibuka untuk melancarkan arus keluar masuk jamaah.

Kolonel Ahmad al-Otaibi, Direktur Lalu Lintas Makkah menambahkan, semua jalan yang menuju ke Masjid Haram tidak boleh dilewati oleh kendaraan agar para jamaah bisa leluasa berjalan kaki ke masjid.

"Kami menyetop semua kendaraan yang masuk ke pusat kota Makkah selama beberapa jam sebelum pelaksanaan sholat Tarawih, karena banyak jamaah yang sudah memadati jalan," katanya.

Ia mengungkapkan, sedikitnya ada dua juta mobil dan bis yang memasuki kota Makkah selama Ramadhan, kebanyakan mengangkut para jamaah umrah.

Malam ke-27 di bulan Ramadhan diyakini sebagai malam Lailatul Qadr, ketika Allah Swt menurunkan ayat-ayat pertama Al-Quran pada Nabi Muhammad Saw. Al-Quran menyebutkan, malam Lailatul Qadr adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam ini, para malaikat turun ke bumi dan umat Islam dihimbau memperbanyak ibadah dan doa pada Allah Swt. (ln/arabnews)