free hit counters
 

Pengusaha Yang Bilang “Cintailah Ploduk-Ploduk Indonesia” Curhat soal Banjirnya Barang Impor Cina

Redaksi – Sabtu, 13 Syawwal 1441 H / 6 Juni 2020 17:00 WIB

Eramuslim.com – Imbas perang dagang Amerika Serikat-China sejak tahun lalu sangat berdampak terhadap industri dalam negeri. Imbasnya banyak barang impor China yang dialihkan ke pasar Indonesia.

Presiden Direktur Maspion Group Alim Markus menyebut dua dari 90 pabriknya sangat terkena dampak dari perang dagang dari dua negara adidaya tersebut. Kedua perusahaan tersebut adalah yang memproduksi alumunium seal serta alumunium foil.

“Amerika Serikat-China perang dagang bukan hanya besi saja. Termasuk alumunium, China dikenakan bea masuk sampai 60% oleh Amerika Serikat. Nah, Indonesia (mengenakan pajak) alumunium foil hanya 6%, sehingga produk membanjiri ke Indonesia,” kata Alim kepada CNBC Indonesia, Jumat, (5/6).



Ia bukan berarti tanpa usaha, kala menteri perdagangan sebelumnya, Alim sudah menyampaikan keberatan soal besarnya produk China yang memasuki Indonesia. Sayang, usulannya tidak didengarkan, sehingga produknya memiliki saingan berat di dalam negeri sendiri.

“Saya minta ke pemerintah safeguard 22%, alumunium seal juga demikian. Pemerintah waktu itu, menteri Perdagangannya lain, mungkin kena masuk angin jadi hanya disetujui 6%,” ungkap Alim.

Selain itu, ia juga menceritakan soal komoditas lain ikut terkena ‘hajar’ barang impor China, akibat masuk secara berlebihan. Hal itu tidak lepas dari izin yang berlebihan dari regulator. “Satu lagi, barang stainless steel. Barang-barang China juga banyak,” sebut Alim. (*)

Berita Nasional Terbaru