free hit counters
 

Kung Fu, Warisan Budaya Muslim Cina

Redaksi – Senin, 7 Rabiul Akhir 1440 H / 17 Desember 2018 16:30 WIB

Eramuslim.com – Kungfu dianggap sebagai seni bela diri paling kuno, tetapi termasuk paling terkenal di dunia. Jika ditelusuri akar sejarahnya, tampaknya seni bela diri ini sudah mulai ada lebih dari 4000 tahun yang silam. Bentuk paling awal dari seni bela diri Cina ini dipraktikkan oleh tentara yang terjun langsung di medan perang. Menurut  suatu legenda kuno, istilah penggunaan senjata tangan-untuk teknik seni bela diri disebarkan oleh Kaisar Kuning.

Kaisar Kunung adalah seorang tokoh yang diakui sebagai leluhur orang Tionghoa. Ia adalah salah satu raja di masa Tiga Penguasa dan Lima Kaisar. Kaisar Kuning tercatat di dalam catatan sejarah Shiji, sebagai seorang pemimpin bermarga Gongsan, bernama  Xuanyuan. Ia tinggal di bukit Xuanyuan di sekitar Kota Zhenghou, Provinsi Henan sekarang.

Gulat Jiao Li
Di masa Dinasti Zhou, jiao dikembangkan menjadi sistem gulat yang dikenal sebagai Jiao Li

Sebelum menduduki tahta kekaisaran pada 2698 SM , Kaisar Kuning telah dikenal sebagai ahli bela diri. Ia mengembangkan bentuk gulat yang disebut Jiao Du, dimana kontestan memakai semacam helm bertanduk dan menyerang satu sama lain dengan tutup kepala mereka.

Selama masa pemerintahan Dinasti Zhou (1122-256 SM), Jiao Di dikembangkan menjadi sistem gulat yan dikenal sebagai Jiao Li. Jiao Li adalah salah satu sistem seni bela diri yang paling kuno di dunia dan pertama kali tercatat di buku besar Cina kuno, The Classic Ritus. Jiao Li dikembangkan sedemikian rupa sehingga memiliki teknik-teknik canggih dalam mengunci dan menyerang dengan cara menekan titik-titik tertentu dan beberapa teknik lainnya. Seni bela diri ini diajarkan kepada personil militer, selain juga belajar memanah, strategi perang dan teknik senjata.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4 5 6

Historia Terbaru

blog comments powered by Disqus